Perak sedang dalam kondisi liar saat ini – dan itu masih merupakan pernyataan yang meremehkan. Pada awal 2026 saya melihat harga jatuh lebih dari 30% dalam beberapa jam dari 121 USD. Itu sangat hebat. Tapi jika melihat tren jangka panjang, akan menjadi menarik. Prediksi harga perak saat ini benar-benar memecah belah para analis.



Yang menarik: 2025 adalah titik balik. Setelah bertahun-tahun di mana perak berkisar antara 20-35 USD, tiba-tiba mulai melonjak. Pada Oktober 2025, harga pertama kali dalam 45 tahun menembus rekor lama sekitar 50 USD, dan itu baru permulaan. Menjelang akhir tahun, perak sudah berada di kisaran 71-76 USD – kenaikan sekitar 147%. Kemudian di Januari lagi +70% dalam satu bulan. Itu tidak normal.

Apa yang mendorongnya? Beberapa faktor bekerja sama. Pertama adalah permintaan fisik dari Asia – di Hong Kong dan Tiongkok Selatan, batangan perak terkadang habis terjual dalam beberapa jam. Banyak yang melihat perak sebagai alternatif yang lebih murah dari emas. Kemudian inflasi dan kebijakan moneter – dengan dolar yang lebih lemah, perak menjadi lebih menarik bagi pembeli internasional. Dan secara struktural: Pasar perak sekarang sudah enam tahun berturut-turut mengalami defisit. Permintaan jauh melebihi penawaran. Silver Institute menyebutkan defisit kumulatif hampir 820 juta ons sejak 2021.

Untuk prediksi harga perak: Para analis tidak sepakat. Citigroup memperkirakan 150 USD dalam tiga bulan ke depan dan menyebut perak sebagai "Emas dengan Steroid". Marko Kolanovic dari JP Morgan melihatnya jauh lebih skeptis – 50 USD untuk 2026. Goldman Sachs hanya memperkirakan volatilitas ekstrem. Secara jangka panjang, beberapa berbicara tentang 102 USD hingga 2027, yang lain tentang 213 USD hingga 2029. Rentangnya sangat besar.

Titik balik terjadi dengan penunjukan ketua Fed yang baru. Kevin Warsh dikenal sebagai pendukung suku bunga yang lebih tinggi dan kebijakan moneter yang lebih ketat – yang berarti dolar yang lebih kuat, membuat perak lebih mahal bagi pembeli asing. Itu menjelaskan crash tersebut.

Bagi saya, jelas: Prediksi harga perak tergantung pada bagaimana dolar berkembang dan seberapa cepat permintaan industri meningkat. Energi surya, kendaraan listrik, AI – semuanya membutuhkan perak. Tapi volatilitasnya sangat ekstrem. Itu harus dipertimbangkan sebelum masuk. Mereka yang ingin berinvestasi harus memikirkan dengan matang instrumen mana yang cocok – perak fisik, ETF, saham tambang, atau futures. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kesimpulan: Prediksi harga perak tetap tidak pasti, tetapi fundamentalnya menarik. Defisit struktural, permintaan yang meningkat, kekhawatiran inflasi – semuanya mendukung harga yang lebih tinggi. Tapi faktor dolar adalah risiko nyata. Mereka yang berinvestasi di sini harus melakukannya dengan kepala dingin dan tidak terbawa FOMO.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan