Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Beberapa tahun yang lalu, ketika inflasi melonjak di Eropa dan Amerika Serikat, mulai terdengar istilah yang mungkin banyak orang tidak kenal: deflactar. Dan kenyataannya, memahami apa itu deflactar dan bagaimana pengaruhnya terhadap investasi Anda menjadi cukup penting.
Pada dasarnya, arti deflactar berkaitan dengan menyesuaikan angka ekonomi untuk menghilangkan gangguan yang disebabkan oleh inflasi. Bayangkan gaji Anda naik 5%, tetapi inflasi sebesar 3%. Apakah Anda benar-benar mendapatkan lebih banyak? Tidak sepenuhnya. Itulah masalah yang coba diselesaikan oleh deflactar: membandingkan nilai nyata dengan menghilangkan efek perubahan harga.
Dalam istilah sederhana, deflaktor adalah angka yang menunjukkan bagaimana harga berubah dalam suatu periode. Para ekonom menggunakannya untuk "mengurangi" atau "meningkatkan" nilai, meninggalkan hanya variasi volume nyata. Ketika Anda menerapkan deflaktor pada sebuah angka, angka tersebut disebut angka deflaktasi.
Mari kita berikan contoh konkret. Sebuah negara menghasilkan 10 juta dalam barang dan jasa pada tahun 1. Tahun berikutnya, naik menjadi 12 juta. Pada pandangan pertama, tampak pertumbuhan 20%. Tetapi jika harga naik 10% dalam periode yang sama, kenyataannya ekonomi hanya tumbuh 10%. Itulah perbedaan antara PDB riil dan PDB nominal. Deflaktor harga PDB membantu mengukur perbedaan tersebut.
Sekarang, di Spanyol beberapa tahun lalu, banyak yang membahas tentang deflactar IRPF, yang lain hal. Ini merujuk pada penyesuaian tarif pajak penghasilan agar orang tidak kehilangan daya beli saat inflasi naik. Pada dasarnya, jika gaji Anda naik tetapi hanya karena inflasi, Anda seharusnya tidak membayar pajak lebih. Masuk akal, bukan? Di Amerika Serikat, Prancis, dan negara-negara Nordik, hal ini sudah dilakukan setiap tahun. Di Jerman setiap dua tahun. Di Spanyol, tidak dilakukan secara nasional selama bertahun-tahun.
Para pendukung mengatakan ini adil: mencegah Anda kehilangan uang karena inflasi. Kritikus berargumen bahwa ini lebih menguntungkan mereka yang berpenghasilan lebih (karena IRPF bersifat progresif) dan dapat mengurangi pendapatan pemerintah untuk layanan publik.
Tapi di sinilah yang menarik bagi para investor. Jika IRPF dideflaktasi, orang memiliki lebih banyak uang yang tersedia. Itu bisa mendorong permintaan terhadap investasi. Jadi, apa yang harus dilakukan dalam skenario inflasi tinggi dan kebijakan fiskal yang ketat?
Beberapa opsi yang layak dipertimbangkan: saham, properti, dan komoditas secara historis telah memberikan imbal hasil positif selama inflasi tinggi. Emas, misalnya, dianggap sebagai tempat berlindung yang aman saat semuanya naik harga. Obligasi dan surat utang pemerintah juga bisa menarik karena dirancang untuk menyesuaikan dengan inflasi. Dan diversifikasi selalu kunci: tidak semua aset berperilaku sama dalam berbagai kondisi.
Dengan pasar saham, inflasi dan suku bunga tinggi biasanya bersifat negatif karena meningkatkan biaya pembiayaan bagi perusahaan. Tapi tidak semua perusahaan terkena dampak sama. Perusahaan energi, misalnya, bisa bersinar dalam skenario ini, sementara sektor teknologi mungkin mengalami kesulitan. Jika Anda memiliki likuiditas dan kesabaran, penurunan pasar bisa menjadi peluang untuk membeli dengan harga murah, karena secara historis pasar pulih dalam jangka panjang.
Forex juga bisa menarik: saat inflasi tinggi, mata uang cenderung melemah, menciptakan peluang. Tapi ini sangat volatil dan membutuhkan pengalaman.
Yang penting diingat adalah bahwa deflactar dalam konteks fiskal bukanlah solusi ajaib. Manfaat ekonomi nyata bagi orang biasa biasanya terbatas, hanya beberapa ratus euro. Jadi, jangan berharap langkah ini sendiri akan merevolusi kemampuan investasi Anda, tetapi ini menambah nilai dalam strategi keuangan secara keseluruhan.