Belakangan ini menemukan sebuah fenomena yang cukup menarik—— seluruh pasar investasi sedang mencari kembali target pertumbuhan tinggi berikutnya. Setelah sebelumnya terjadi kenaikan pada perangkat keras server AI, basisnya sudah sangat tinggi, sekarang dana mulai beralih ke bidang yang baru berkembang seperti silikon fotonik. Sejujurnya, jika Anda belum memahami apa itu CPO dan silikon fotonik, saat ini memang saatnya untuk mempelajarinya.



Sederhananya, seiring dengan ledakan volume komputasi AI, transmisi sinyal listrik konvensional melalui kabel tembaga sudah menemui batas—terlalu panas, terlalu lambat, dan terlalu boros energi. Kemunculan silikon fotonik dan CPO adalah untuk mengatasi masalah ini, dengan ide inti menggunakan "cahaya" menggantikan "listrik" untuk mentransfer data. Terdengar seperti fiksi ilmiah, tetapi ini bukan masa depan, melainkan sudah terjadi sekarang.

Teknologi silikon fotonik secara sederhana adalah mengecilkan komponen optik yang biasanya besar, seperti laser, detektor, dan modulator, menjadi ukuran yang sama dengan mikroprosesor, lalu mengintegrasikannya ke dalam papan sirkuit berbasis silikon. Sedangkan CPO adalah memindahkan modul pengirim dan penerima cahaya langsung ke dekat CPU atau GPU, dan mengemasnya dalam satu papan sirkuit yang sama. Apa manfaat dari pendekatan ini? Menghemat lebih dari 30% energi sekaligus meningkatkan kecepatan transmisi secara signifikan. Inilah sebabnya kedua konsep ini sering digabungkan—silikon fotonik adalah teknologi inti dari CPO, dan CPO adalah aplikasi silikon fotonik yang paling menjanjikan saat ini.

Tata kelola industri saat ini cukup jelas. Raksasa AS menguasai paten, desain chip, dan protokol komunikasi, sementara Taiwan melalui kekuatan manufaktur semikonduktor dan pengemasan terintegrasi secara global, membentuk ekosistem kontrak pabrik lengkap. Inilah mengapa saham konsep silikon fotonik Taiwan sangat diperhatikan.

Dari hulu ke hilir, TSMC tidak hanya memproduksi chip, tetapi juga mendefinisikan standar pengemasan CPO. Platform COUPE yang diluncurkan bisa dikatakan sebagai inti dari pengembangan silikon fotonik, dan teknologi pengemasan CPO yang akan massal tahun ini dipimpin dan ditetapkan oleh TSMC. Bersama anggota "liga besar" TSMC—seperti Advanced Semiconductor Engineering (ASE), ASE Technology Holding, dan perusahaan pengemasan canggih lainnya—akan mendapatkan sertifikasi dan pesanan prioritas.

Di bagian komponen optik, InP epitaxial yang disediakan oleh Lian Ya adalah bahan kunci untuk sumber cahaya eksternal CPO, sedangkan Guang Xing Optical dan Hua Xing Optical telah memasuki rantai pasokan AI melalui pengerjaan OEM CW Laser. Di bagian menengah, perusahaan seperti Shang Chuan dan TSMC bekerja sama secara mendalam mengembangkan teknologi array serat optik FAU, yang merupakan "antarmuka" penting untuk mengintegrasikan cahaya ke dalam chip, dan pasar umumnya memperkirakan Shang Chuan akan mendapatkan manfaat paling besar.

Di pasar saham AS, Broadcom memimpin di bidang CPO, dengan seri Tomahawk yang akan diluncurkan pada 2026 menjadi standar pusat data AI. Marvell juga sangat kuat di bidang chip interkoneksi optik berkecepatan tinggi dan menjalin kerja sama mendalam dengan NVIDIA. MIKROTEK baru saja mengakuisisi DustPhotonics, sehingga menguasai teknologi sirkuit terintegrasi fotonik secara langsung, dengan solusi lengkap dari 800G hingga 1.6T.

Namun, berinvestasi di saham konsep silikon fotonik juga harus memperhatikan beberapa risiko. Pertama adalah masalah yield—CPO menggabungkan komponen optik dan chip dalam satu paket, jika salah satu bagian bermasalah, seluruh GPU yang mahal bisa jadi harus dibuang. Saat melihat laporan keuangan, perhatikan tren margin laba kotor; jika pendapatan meningkat tetapi margin menurun, itu bisa menandakan yield masih bermasalah. Kedua, pasar juga memiliki kompetitor seperti LPO, modul plug-in tradisional yang diperkuat, yang lebih murah dan lebih mudah perawatannya, dan mungkin akan merebut pangsa pasar sebelum teknologi 1.6T benar-benar populer.

Ada satu poin penting lagi—perlu melihat proporsi pendapatan dari komunikasi optik perusahaan tersebut. Jika sebuah perusahaan mengklaim sebagai saham konsep silikon fotonik, tetapi pendapatan terkait komunikasi optik sangat kecil, harus waspada apakah hanya ikut-ikutan tren. Terakhir, perhatikan faktor geopolitik; rencana infrastruktur broadband AS akan langsung mempengaruhi permintaan komunikasi optik, dan perang teknologi AS-China terhadap teknologi canggih seperti silikon fotonik juga membawa ketidakpastian.

Pada akhirnya, silikon fotonik bukanlah tema jangka pendek, melainkan tren pertumbuhan struktural selama 5 sampai 10 tahun ke depan. Menguasai satu prinsip sederhana sudah cukup—di pasar AS fokus pada "penetapan standar", di pasar Taiwan fokus pada "rekam jejak rantai pasokan". Saat mengejar tema baru, tetap kembali ke dasar fundamental, utamakan perusahaan yang telah mendapatkan sertifikasi dari perusahaan besar dan menunjukkan peningkatan proporsi pendapatan dari komunikasi optik. Dengan begitu, Anda bisa menghindari gangguan di jalur cepat ini dan menangkap saham konsep silikon fotonik yang benar-benar memiliki nilai investasi.
AVGOON0,61%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan