Belakangan ini banyak pemula yang bertanya tentang arti membuka leverage, sebenarnya itu menggunakan uang pinjaman untuk memperbesar investasi, terdengar sangat menggoda, tetapi risiko di baliknya juga meningkat berkali-kali lipat.



Saya akan berikan contoh paling intuitif. Misalnya, indeks futures Taiwan di 13000 poin, setiap poin bernilai 200 yuan, satu kontrak bernilai 2,6 juta. Tapi kamu tidak perlu membayar seluruhnya, cukup margin 136.000 yuan untuk mengendalikan aset sebesar 2,6 juta, ini sekitar 19 kali leverage. Kedengarannya sangat menyenangkan, bukan?

Sekarang bayangkan indeks Taiwan naik 5%, modal 13,6 ribu yuan kamu bisa mendapatkan keuntungan 13 ribu yuan, tingkat pengembalian hampir 96%. Tapi sebaliknya, jika indeks Taiwan turun 5%, modal kamu hampir hilang semua. Inilah kebenaran di balik arti leverage—keuntungan dan risiko keduanya diperbesar secara bersamaan.

Saya pernah melihat terlalu banyak orang yang mengalami margin call karena tidak memahami hal ini. Ada seorang YouTuber Korea yang menjadi contoh, pada tahun 2022 saat melakukan live trading Bitcoin dengan leverage 25 kali, hasilnya BTC turun di bawah 40.000 dolar, dalam beberapa jam kehilangan lebih dari 10 juta dolar. Dia bahkan menambah leverage lagi, akhirnya kembali mengalami margin call. Ini bukan kasus tunggal, di pasar setiap hari terjadi cerita serupa.

Jadi, di mana letak risiko sebenarnya dari leverage? Pertama adalah margin call. Ketika kerugianmu melebihi margin, broker akan memaksa menutup posisi, ini disebut "liquidation" atau "margin call". Jika kamu tidak mampu menambah dana dalam waktu singkat, kamu benar-benar kehilangan semua modal.

Alat leverage yang umum di pasar meliputi futures, opsi, ETF leverage, dan kontrak selisih harga. Futures adalah kontrak standar yang diperdagangkan di bursa, memiliki tanggal penyelesaian; opsi memberi kamu hak pilihan, bisa mengendalikan posisi lebih besar dengan biaya lebih rendah; ETF leverage praktis tetapi biaya transaksi tinggi, biasanya 10 sampai 15 kali lipat dari futures; kontrak selisih harga lebih fleksibel, tanpa tanggal penyelesaian, dan banyak instrumen yang diperdagangkan.

Jika kamu benar-benar ingin menggunakan leverage, saran saya: pertama, mulai latihan dengan leverage rendah, jangan langsung 20 kali; kedua, harus tetapkan titik stop loss dan patuhi dengan ketat, jangan lembek; ketiga, pastikan punya dana yang cukup untuk menghadapi volatilitas pasar, jangan taruh seluruh kekayaanmu di satu posisi.

Leverage sendiri bukan hal buruk, kuncinya adalah bagaimana kamu menggunakannya. Jika bisa mengendalikan risiko, penggunaan leverage secara moderat memang bisa meningkatkan tingkat pengembalian. Tapi syarat utamanya adalah kamu harus benar-benar memahami arti leverage, mengerti risiko apa yang kamu tanggung. Banyak orang hanya melihat keuntungan yang diperbesar, mengabaikan bahwa kerugian juga akan diperbesar, akhirnya menjadi nutrisi bagi pasar.

Jadi sebelum kamu memutuskan untuk membuka leverage, tanyakan pada dirimu sendiri: Apakah aku benar-benar siap? Bisakah aku menanggung risiko ini? Jika jawabannya bukan ya, maka mulai saja tanpa leverage dulu.
BTC-0,51%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan