Harga Gas Memiliki Tingkat Persetujuan 21% dan Pemilihan Tengah Jalan Akan Datang. Inilah Artinya bagi Investor Ritel.

Konflik geopolitik di Timur Tengah telah secara dramatis mengubah pandangan politik di Amerika Serikat. Itu hampir tidak mengejutkan, mengingat bahwa konflik bersenjata antar negara adalah isu yang cukup mempolarisasi. Namun, harga minyak yang tinggi akibat konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah memiliki dampak tertentu yang dapat mendorong konsumen untuk mengubah kebiasaan pembelian mereka.

Berita mengejutkan: Konsumen tidak suka harga bensin yang tinggi

Sebuah jajak pendapat politik terbaru menemukan sesuatu yang begitu jelas sehingga hampir tidak perlu disebutkan: konsumen tidak suka harga bensin yang tinggi. Itu adalah gambaran besar dari jajak pendapat CNN, yang menemukan bahwa hanya 21% responden menyetujui cara Presiden Donald Trump menangani harga bensin. Hanya 26% yang menyetujui penanganannya terhadap inflasi, yang saat ini sedang melonjak, juga sangat jelas.

Sumber gambar: Getty Images.

Harga bensin yang tinggi dan inflasi keduanya terkait dengan konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, yang telah mengganggu pasar energi global. Itu menyebabkan harga energi yang tinggi, yang dengan cepat mempengaruhi harga bensin. Namun, energi sangat penting bagi dunia, dan harga yang tinggi akhirnya mempengaruhi harga produk lain. Tidak ada yang ingin membayar harga yang lebih tinggi, jadi suasana hati di kalangan pemilih secara logis menjadi pesimis.

Pembeli menyesuaikan diri, dan Walmart mendapatkan manfaat

Namun, ini bukan semua berita buruk dari sudut pandang investasi. Ketika konsumen khawatir tentang ekonomi, seperti yang mereka lakukan saat ini, mereka cenderung memperketat anggaran mereka. Salah satu cara mudah untuk melakukannya adalah beralih dari toko dengan harga lebih tinggi ke toko dengan harga lebih rendah. Walmart (WMT 0,82%), misalnya, telah berkinerja sangat baik akhir-akhir ini. Pada tahun fiskal 2026, penjualan raksasa ritel ini meningkat 4,4% di pasar AS, dengan penjualan toko yang sama naik 4,6%.

Perluas

NASDAQ: WMT

Walmart

Perubahan Hari Ini

(-0,82%) $-0,99

Harga Saat Ini

$120,35

Data Utama

Kapitalisasi Pasar

$959B

Rentang Hari

$118,91 - $121,92

Rentang 52 minggu

$93,43 - $135,16

Volume

1,5 juta

Rata-rata Volume

19,3 juta

Margin Kotor

23,48%

Hasil Dividen

0,80%

Kuartal fiskal 2027 yang baru saja berakhir menunjukkan kekuatan yang berkelanjutan, dengan penjualan di AS naik 4,4% dan penjualan toko yang sama meningkat 4,1%. Retailer harga rendah lainnya juga berkinerja baik. Dollar Tree (DLTR 0,76%), misalnya, melihat penjualan tahun fiskal 2025 meningkat 9% dengan penjualan toko yang sama naik 5%. Mereka akan melaporkan hasil kuartal pertama mereka dalam waktu dekat, dan berdasarkan hasil Walmart, pembacaan kemungkinan akan baik.

Berita baik lagi dari berita buruk?

Yang penting untuk dicatat di sini adalah bahwa hasil terbaru dari Walmart dan Dollar Tree tidak sepenuhnya mencerminkan kenaikan cepat inflasi sejak konflik di Timur Tengah dimulai. Hasil penjualan yang kuat menyoroti bahwa konsumen sudah khawatir sebelum lonjakan biaya energi dan kenaikan inflasi yang lebih luas. Jadi, pandangan negatif pemilih terhadap penanganan Presiden Trump terhadap harga bensin dan inflasi bisa menandakan bahwa retailer seperti Walmart dan Dollar Tree akan terus melihat permintaan konsumen yang kuat untuk masa depan yang dapat diperkirakan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan