Perusahaan pemakaman di Korea Selatan menyalahgunakan biaya pemakaman pelanggan! Investasi besar dalam ETF leverage Bitmine berujung kerugian sebesar 33 juta dolar

Perusahaan pemakaman di Korea Selatan menginvestasikan dana prabayar sebesar 40 juta dolar AS ke dalam ETF leverage, mengalami kerugian lebih dari delapan kali modal awal. Tragedi ini mengungkap celah pengawasan dana pemakaman, dan parlemen sedang mempercepat reformasi undang-undang.

Menurut laporan media Korea Selatan 《한국경제》, perusahaan pemakaman terbesar ketujuh di Korea Selatan, 부모사랑 (Bumo Sarang, arti harfiah: Kasih Sayang Orang Tua), menginvestasikan sekitar 59,5 miliar won Korea (sekitar 40 juta dolar AS) dari dana prabayar pelanggan ke dalam ETF leverage yang mengikuti harga saham BMNR dengan penggandaan dua kali lipat, hingga akhir 2025 mengalami kerugian tercatat lebih dari 33 juta dolar AS, kerugian melebihi delapan kali modal awal. Hal ini tidak hanya menghancurkan kepercayaan konsumen, tetapi juga mengungkap kenyataan bahwa dana prabayar pemakaman di Korea Selatan berada di zona abu-abu pengawasan.

Bumo Sarang bertaruh pada ETF leverage 2 kali BMNR, delapan kali modal hilang

Berdasarkan laporan audit tahun 2025 yang diajukan Bumo Sarang ke Komisi Perdagangan Adil Korea Selatan, perusahaan tersebut menginvestasikan seluruh dana prabayar pelanggan sebesar 59,5 miliar won Korea (sekitar 40 juta dolar AS) ke dalam "T-REX 2X Long BMNR Daily Target ETF" yang terdaftar di Amerika Serikat. Produk ini mengikuti dua kali lipat pengembalian harga saham Bitmine Immersion Technologies (BMNR), termasuk ETF dengan leverage tinggi dan risiko tinggi yang melakukan rebalancing harian.

Hingga akhir 2025, nilai buku posisi tersebut tersisa hanya 10,2 miliar won Korea (sekitar 6,8 juta dolar AS), dengan kerugian tercatat mencapai 33 juta dolar AS. Bumo Sarang menyatakan kepada publik bahwa kerugian ini merupakan "volatilitas pasar sementara", dan perusahaan memiliki bantalan keuangan yang cukup untuk menyerap kerugian tersebut, serta saat ini tidak berencana menjual posisi tersebut.

Serangan ganda: kejatuhan Ethereum dan kerugian volatilitas

Para pelaku industri kripto tidak asing dengan nama Bitmine, sebagai perusahaan cadangan Ethereum (ETH) yang utamanya menyimpan ETH sebagai aset cadangan (DAT), pergerakan harga sahamnya sangat fluktuatif. Penurunan besar ETH tahun ini secara langsung menyeret harga saham Bitmine turun. Sejak puncaknya di bulan Juni tahun lalu di 135 dolar AS, harga saham ini telah turun lebih dari 85%.

Lebih buruk lagi, ETF leverage 2 kali dalam pasar yang bergejolak akan mengalami "penurunan volatilitas (Volatility Decay)", yaitu meskipun harga aset dasar akhirnya kembali ke titik awal, fluktuasi terus-menerus tetap akan menyebabkan nilai bersih ETF leverage terus menyusut. Kedua faktor ini bersamaan menyebabkan kerugian modal jauh melebihi perkiraan.

Pengungkapan zona abu-abu pengawasan, perlindungan dana pelanggan menjadi ilusi

Yang paling mengejutkan adalah cacat fundamental dalam pengawasan dana prabayar pemakaman di Korea Selatan. Saat ini, industri ini tidak diawasi oleh otoritas pengawas keuangan, melainkan berada di bawah yurisdiksi Komisi Perdagangan Adil dengan status sebagai "bisnis pembayaran cicilan prabayar", di luar kerangka perlindungan konsumen keuangan.

Peraturan yang berlaku saat ini hanya mewajibkan pelaku industri menyisihkan 50% dari dana prabayar pelanggan sebagai cadangan, sementara 50% sisanya dapat digunakan secara bebas, bahkan untuk investasi dalam sekuritas berisiko tinggi tanpa pembatasan. Survei 《한국경제》 terhadap 75 perusahaan jasa pemakaman menemukan bahwa 43% dari aset yang ada saat ini sudah di bawah total dana prabayar pelanggan yang harus dibayar, menunjukkan risiko keuangan industri ini secara umum sudah ada.

Enam RUU menunggu persetujuan, tekanan reformasi pengawasan semakin meningkat

Geger yang disebabkan oleh kasus Bumo Sarang telah mendorong parlemen Korea Selatan mempercepat proses legislasi. Saat ini, ada enam RUU yang sedang dibahas di parlemen, dengan fokus utama melarang perusahaan jasa pemakaman melakukan investasi spekulatif dengan dana prabayar pelanggan, serta membatasi pinjaman antar perusahaan terkait.

Namun sebelum undang-undang tersebut disahkan secara resmi, nasib dana pelanggan Bumo Sarang sepenuhnya bergantung pada pergerakan harga saham Bitmine dan tren harga ETH di masa depan. Analis memperingatkan bahwa jika mekanisme pengawasan yang lengkap tidak segera dibangun, kejadian serupa berpotensi terulang, dan yang paling dirugikan adalah masyarakat umum.

  • Artikel ini disadur dengan izin dari: 《链新闻》
  • Judul asli: 《韓國殯葬公司挪用客戶預繳喪葬費,重倉 BMNR 槓桿 ETF 慘賠 3300 萬美元》
  • Penulis asli: Crumax
BMNR-3,62%
ETH-1,67%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan