Penempatan awal Amerika Serikat melakukan serangan militer lagi terhadap Iran! Trump karena itu membatalkan menghadiri pernikahan anaknya

Ketegangan antara Iran dan AS meningkat, pemerintahan Trump mengaktifkan penempatan darurat militer. Trump kehilangan pernikahan anaknya karena tindakan militer, pasukan di Timur Tengah sedang melakukan mobilisasi darurat.
(Ringkasan sebelumnya: SEC AS menunda peluncuran "Tokenisasi RWA saham AS"! Wall Street khawatir likuiditas pasar terganggu oleh perdagangan 24/7)
(Keterangan tambahan: Kevin Warsh dari Wharton secara resmi dilantik sebagai Ketua Fed di Gedung Putih! Trump: Mohon tetap independen sepenuhnya)

AS berada di ambang melancarkan serangan militer baru terhadap Iran. Sumber informasi mengonfirmasi bahwa pemerintahan Trump telah mengaktifkan mekanisme penempatan darurat militer, sebagian pasukan di Timur Tengah sedang melakukan mobilisasi darurat.

Hingga sore hari itu, keputusan akhir "GO / NO-GO" belum diumumkan.

Aksi militer yang akan datang ini juga mempengaruhi agenda pribadi paling rahasia di Gedung Putih. Trump mengumumkan di media sosial bahwa karena "keadaan khusus terkait urusan pemerintahan", dia akan melewatkan pernikahan putranya, Donald Trump Jr., akhir pekan ini.

Presiden yang awalnya berencana pergi ke lapangan golf di New Jersey sebelum akhir pekan Memorial Day akhirnya memutuskan kembali ke Gedung Putih untuk mengawasi langsung.

Perkembangan militer menunjukkan bahwa Departemen Pertahanan AS dan badan intelijen telah mulai membatalkan sebagian cuti akhir pekan pejabat, serta memperbarui daftar panggilan darurat untuk pangkalan militer di luar negeri. Sementara itu, beberapa pasukan AS di Timur Tengah sedang bergiliran mundur dari zona perang, mode penempatan "maju mundur sekaligus" ini mencerminkan keseimbangan strategis yang rumit dari pemerintahan Trump di Timur Tengah.

Latar belakang peningkatan ketegangan Iran dan AS

Hubungan Iran dan AS tetap tegang sejak 2026. Pemerintahan Trump menerapkan strategi tekanan multi-arah, termasuk sanksi minyak, penempatan militer, dan repositioning strategis sekutu di Timur Tengah. Kemungkinan serangan militer ini masih dalam diskusi intensif di Gedung Putih.

Dampak pasar: reaksi berantai energi dan aset lindung nilai

Perkiraan konflik militer Iran dan AS mulai mempengaruhi pasar global. Jika situasi di Teluk Persia memburuk, dapat berdampak signifikan terhadap rantai pasokan energi global:

  • Harga minyak mentah: Teluk Persia adalah salah satu wilayah produksi minyak terbesar di dunia, peningkatan ketegangan bisa mendorong harga minyak Brent naik lebih jauh
  • Dolar dan emas: risiko geopolitik yang meningkat biasanya akan mendorong permintaan lindung nilai terhadap indeks dolar (DXY) dan harga emas
  • Volatilitas saham AS: premi risiko di Timur Tengah dapat memicu fluktuasi jangka pendek pada indeks S&P 500, terutama sektor energi dan defensif

Selama krisis Iran dan AS 2019-2020, reaksi pasar saham Taiwan menunjukkan bahwa bahkan raksasa semikonduktor global pun sulit sepenuhnya kebal terhadap efek berantai dari situasi Timur Tengah. Jika skenario serupa terulang lagi pada 2026, investor perlu menilai kembali ketahanan pasar saham Taiwan.

RWA1,44%
XAUUSD-0,74%
USIDX0,11%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan