Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
#GateSquarePizzaDay
XRP Hadapi Peningkatan Kritik setelah Turun 26% Sejak Awal Tahun
Penurunan harga XRP semakin memicu perdebatan di pasar aset kripto, karena token Ripple terus tertinggal dari aset digital utama lainnya di tahun 2026.
Kekecewaan yang bertambah di kalangan trader dan holder menunjukkan semakin lebarnya kesenjangan antara harapan dan kinerja pasar sesungguhnya.
Harga XRP Turun 26% di 2026, Sejauh Ini
Penurunan harga XRP mencerminkan hilangnya momentum yang berkelanjutan walaupun ada beberapa perkembangan positif dalam ekosistem Ripple secara menyeluruh. Token ini masih berada sekitar 26% lebih rendah secara year-to-date dan terus diperdagangkan di kisaran US$1,36–US$1,37.
Data pasar terbaru juga menempatkan XRP sekitar 62% di bawah all-time high di US$3,65 yang terjadi pada Juli 2025, menurut CoinGecko. Aktivitas perdagangan harian tetap tinggi, dengan volume yang berfluktuasi antara kurang lebih US$1,65 miliar hingga US$1,77 miliar.
Angka-angka ini menonjol karena XRP mengalami sejumlah perkembangan penting baru-baru ini. Ripple mendapatkan kemajuan besar di bidang regulasi melalui penyelesaian hukum yang melibatkan SEC.
Exchange-traded fund (ETF) XRP spot pun sudah masuk ke pasar, sementara produk institusional seperti Ripple Prime turut memperluas ekosistem perusahaan tersebut.
Meski ada berbagai kemajuan ini, pergerakan harga tetap saja lemah. XRP bergerak dalam rentang sempit di antara US$1,35–US$1,38 pada beberapa sesi terakhir. Analis teknikal masih menggambarkan struktur pasar ini sebagai rapuh, dengan tekanan jual yang mendominasi sentimen.
Beberapa pengamat pasar yakin area antara US$1,30 dan US$1,35 dapat menjadi zona support yang sangat penting. Breakdown di bawah rentang ini bisa meningkatkan risiko penurunan ke level harga yang lebih rendah.
“Kami sekarang sudah lima hari berada di bawah support naik. US$1,30 menjadi pagar pengaman saat ini. Jika level ini hilang, penurunan lebih dalam ke wilayah bawah US$1 besar kemungkinan akan terjadi dalam beberapa minggu ke depan,” tutur analis ChartNerdTA ChartNerdTA.
Trader Meragukan XRP Setelah Lemahnya Pasar yang Berkepanjangan
Perdebatan semakin bernuansa emosional di platform media sosial. Banyak trader mulai mempertanyakan secara terbuka apakah narasi jangka panjang dari Ripple sejalan dengan hasil pasar yang nyata.
Beberapa pengguna bahkan memakai kata-kata yang jauh lebih keras, menyebut token ini “penipuan” dan menuduh Ripple hanya mengandalkan “propaganda murahan” daripada menghadirkan performa harga yang lebih kuat.
“Saya benar-benar lelah dengan XRP, saya merasa tertipu, yang saya lihat dari XRP hanya propaganda murahan saja”, komentar seorang pengguna di X .
Kritik ini mencerminkan akumulasi kekecewaan selama bertahun-tahun. Ripple berulang kali memposisikan XRP sebagai solusi pembayaran lintas negara, menyoroti kemitraan perbankan, interoperabilitas, serta perannya dalam transformasi finansial global.
Sejumlah investor ritel berharap perkembangan tersebut dapat memicu apresiasi harga yang jauh lebih besar di pasar. Akan tetapi, XRP justru menjadi salah satu yang paling lemah di antara aset kripto utama pada 2026.
“Coba renungkan, sekarang sudah setengah masa jabatan Presiden yang pro-kripto, SEC dan lain-lain, kasus pengadilan sudah selesai, clarity act sudah bergerak, ETF sudah berjalan dan sebagainya… tetapi XRP turun lebih dari separuh nilainya dan hanya dimainkan untuk skema pump and dump recehan …bagaimana ini bukan penipuan!! Bangunlah!!!,” papar seorang penggemar .
Para pengkritik berpendapat bahwa pengumuman yang bernada optimistis seringkali cuma menimbulkan semangat sementara namun gagal memberi dampak harga yang bertahan lama. Persepsi semacam ini secara perlahan melemahkan kepercayaan trader yang mengharap imbal hasil lebih tinggi.
Di sisi lain, para pendukung melihat situasi ini secara berbeda. Mereka meyakini XRP kini berkembang menjadi aset yang lebih dewasa dan lebih berfokus pada kebutuhan institusi, bukan pada pergerakan harga spekulatif.
Perkembangan seputar XRP Ledger, layanan kustodian, solusi likuiditas, serta kejelasan regulasi yang lebih luas bisa menopang pertumbuhan jangka panjang. Walaupun begitu, arah institusional ini semakin sering berbenturan dengan harapan investor ritel yang mendambakan cuan cepat.
Perdebatan kini sudah melampaui sekadar pergerakan harga. Topik utama semakin mengarah pada pertanyaan besar: apakah adopsi dan pembangunan infrastruktur pada akhirnya bisa benar-benar menjelma menjadi nilai pasar yang berkelanjutan?