Saya baru-baru ini membaca sebuah wawancara di mana Bill Gates berbicara tentang strategi warisannya dan harus saya katakan bahwa filosofi nya cukup menarik. Dengan kekayaan Bill Gates yang mendekati 128 miliar dolar menurut Forbes, dia secara harfiah bisa meninggalkan jutaan dolar kepada anak-anaknya, tetapi dia memutuskan berbeda. Tiga anaknya akan menerima kurang dari 1% dari total kekayaannya, yaitu sedikit lebih dari satu miliar dolar masing-masing.



Hal yang saya kagumi adalah konsistensi dalam pemikirannya. Gates menjelaskan bahwa dia ingin anak-anaknya membangun jalur kesuksesan mereka sendiri daripada hidup di bawah bayang-bayang kekayaan ayah. Dia dengan jelas berkata: dia tidak meminta mereka mengelola Microsoft, dia ingin mereka memiliki penghasilan dan hasil mereka sendiri. Jennifer lulus biologi di Stanford, Rory di Universitas Chicago, Phoebe juga di Stanford. Remaja yang berpendidikan ini sedang membangun kehidupan mereka.

Yang lebih penting lagi adalah ke mana sisa kekayaan Bill Gates berakhir. Sebagian besar akan disumbangkan ke yayasan Gates, karena Gates percaya bahwa sumber dayanya lebih berguna untuk membantu mereka yang benar-benar membutuhkan. Vaksin, pemberantasan polio, tantangan global - di situlah dia fokuskan dampaknya.

Perbandingan menarik: temannya Warren Buffett memiliki pendekatan yang sedikit berbeda tetapi dengan prinsip dasar yang sama. Pada Thanksgiving 2024, Buffett menyumbangkan 1,143 miliar dolar dalam saham Berkshire ke yayasan keluarga yang dikelola oleh ketiga anaknya. Namun sisa kekayaan akan disimpan di dana kepercayaan amal setelah kematiannya, dengan anak-anak yang akan memutuskan secara sepakat bagaimana menggunakannya. Buffett mengatakan sesuatu yang bijak: orang tua kaya harus meninggalkan cukup uang kepada anak-anak untuk melakukan apa saja, tetapi tidak sebanyak sehingga mereka tidak perlu melakukan apa-apa.

Percakapan ini mengingatkan saya betapa pentingnya mentalitas dalam membangun kekayaan dan makna. Ini bukan hanya soal angka, tetapi nilai-nilai. Baik Gates maupun Buffett telah melihat keluarga yang hancur karena warisan yang dikelola dengan buruk. Oleh karena itu, Buffett menyarankan orang tua kaya membaca wasiat kepada keluarga mereka saat mereka masih hidup, agar semua memahami keputusan dan tidak ada kejutan yang tidak menyenangkan.

Kekayaan Bill Gates tetap menjadi salah satu yang paling diperdebatkan di dunia, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kekayaan itu digunakan. Dan pandangan Gates tentang kekayaan generasi berikutnya jelas merupakan pandangan seseorang yang telah berpikir panjang tentang apa arti sebenarnya meninggalkan warisan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan