Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Anda tahu, dalam beberapa tahun terakhir di bidang kecerdasan buatan muncul sosok yang menonjol di antara yang lain. Mira Murati — bukan sekadar direktur teknologi lainnya, tetapi suara yang berbicara tentang apa yang benar-benar penting dalam pengembangan AI.
Perjalanannya dimulai sebagai insinyur. Awalnya di Tesla, di mana dia bekerja pada Model X, kemudian Leap Motion dengan fokus mereka pada interaksi manusia dan komputer. Tetapi ketenaran sejati datang ketika Mira Murati bergabung dengan OpenAI pada tahun 2018. Di sana dia naik ke posisi direktur teknologi dan mengawasi pengembangan ChatGPT, DALL-E, dan Codex — sistem yang saat ini dikenal oleh semua orang.
Dan sekarang yang paling menarik. Ketika AI menjadi perlombaan utama antara raksasa teknologi, Meta memutuskan untuk mengambil langkah. Mark Zuckerberg mengumpulkan tim untuk bersaing dengan OpenAI dan melihat Mira Murati sebagai pelengkap yang sempurna. Tawaran? Satu miliar dolar. Sekadar agar dia pergi dan bergabung dengan divisi AI mereka. Bagi kebanyakan orang, ini adalah jumlah impian — dengan opsi saham, bonus, dan semua yang menyertai level tersebut.
Namun Mira Murati menolak. Dan ini memicu kejutan nyata di dunia teknologi. Orang-orang tidak mengerti — bagaimana bisa menolak jumlah uang sebanyak itu?
Jawabannya sederhana: bagi dia, ini tidak pernah tentang uang. Mereka yang mengikuti pernyataannya tahu bahwa dia terus berbicara tentang etika dalam pengembangan AI, tentang tanggung jawab terhadap umat manusia, bukan terhadap pemegang saham. Meta sering dikritik karena masalah privasi dan etika — dan ini menjadi faktor penentu bagi dia.
Di dunia di mana pemimpin teknologi berlomba-lomba untuk gaji dan status, pilihan Mira Murati tampak hampir revolusioner. Dia menempatkan prinsip di atas keuntungan. Ini menimbulkan pertanyaan serius: kepada siapa kita mempercayai masa depan alat yang begitu kuat seperti AI? Kepada orang-orang yang didorong hanya oleh uang, atau mereka yang memikirkan dampak jangka panjang?
Meskipun dia tidak lagi di OpenAI, Mira Murati tetap menjadi suara aktif di industri. Keputusannya menunjukkan bahwa terjadi pergeseran dalam teknologi — para pemimpin mulai memikirkan tidak hanya tentang apa yang mereka bangun, tetapi juga mengapa dan bagaimana hal itu akan mempengaruhi masa depan.
Di era di mana AI membentuk realitas kita, orang-orang seperti Mira Murati tidak sekadar diperlukan — mereka sangat penting. Penolakannya terhadap satu miliar dolar bukan sekadar keputusan finansial, tetapi pernyataan bahwa kepemimpinan bukan tentang jumlah uang di rekening, melainkan tentang nilai-nilai yang mereka perjuangkan.