Belakangan ini, muncul sebuah diskusi yang menarik perhatian. Teori konspirasi lama tentang keberadaan logam mulia di Fort Knox kembali menjadi perhatian. Awalnya, ini dipicu oleh postingan Elon Musk di X yang mengatakan, "Akan keren jika kita bisa melakukan walkthrough langsung di Fort Knox melalui video live." Sebagai kepala Badan Efisiensi Pemerintah, Musk sibuk memeriksa lembaga pemerintah, tetapi Fort Knox juga menjadi target pandangannya yang berani.



Pernyataan Musk sederhana. Pemilik sebenarnya dari logam mulia yang disimpan di Fort Knox adalah rakyat Amerika, tetapi tidak bisa dipastikan apakah logam tersebut benar-benar ada di sana, dan itu tidak masuk akal. Senator Mike Lee juga menyatakan dukungannya, dan diskusi pun memanas. Presiden Trump bahkan menyatakan akan "mengaudit Fort Knox yang legendaris," sehingga topik ini berkembang lebih dari yang diperkirakan.

Yang menarik di sini adalah riwayat audit Fort Knox. Audit publik terakhir dilakukan pada 24 September 1974, lebih dari 50 tahun yang lalu. Saat itu, anggota parlemen dan jurnalis masuk ke gudang penyimpanan, memeriksa logam mulia, dan mengambil foto. Setelah itu, pintu-pintu ditutup, dan pada 2017, Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengunjungi bersama pejabat publik dari Kentucky. Tapi kunjungan itu tertutup media dan hampir tidak mengikuti standar audit.

Pemerintah AS mengumumkan jumlah logam mulia yang disimpan di setiap gudang dalam laporan bulanan, tetapi pendukung teori bahwa logam itu hilang tidak percaya pada laporan ini dan menuntut verifikasi independen. Kurangnya transparansi justru menciptakan lingkungan di mana spekulasi dan solusi alternatif berkembang.

Dalam diskusi ini, munculnya Bitcoin sebagai perbandingan menarik perhatian. Pendukung Bitcoin berpendapat bahwa, dengan Bitcoin, kekhawatiran seperti logam mulia tidak akan pernah muncul. Karena, kepemilikan Bitcoin dapat diverifikasi siapa saja selama terhubung ke internet. Memindahkan Bitcoin senilai 5 juta dolar lintas negara jauh lebih mudah daripada memindahkan logam mulia atau uang tunai.

Analis Bitwise, Bradley Duke, menyatakan di X, "Mari kita verifikasi, jangan hanya percaya." Logika di balik ini adalah, meskipun logam mulia di Fort Knox belum diaudit secara independen selama puluhan tahun, Bitcoin unggul dalam transparansi dan kemampuan verifikasi.

Lebih menarik lagi adalah prediksi Bernstein Analytics. Jika cadangan Bitcoin strategis didirikan, pemerintah AS harus mencari dana untuk membeli Bitcoin, dan mungkin akan menjual sebagian cadangan emasnya. Artinya, logam mulia di Fort Knox bisa menjadi sumber dana untuk strategi Bitcoin, dan ini adalah kemungkinan yang sedang dipertimbangkan.

Serangkaian diskusi ini bukan sekadar teori konspirasi, tetapi menyoroti masalah fundamental tentang transparansi aset negara dan verifikasi aset kripto. Di balik diskusi serius dari politisi dan tokoh teknologi ini, mungkin ada perubahan kepercayaan terhadap sistem keuangan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan