Belakangan ini berbicara dengan beberapa pemula, saya menemukan banyak orang masih agak bingung tentang level support dan resistance, sebenarnya kedua konsep ini sangat penting dalam trading. Sederhananya, level support adalah "batas bawah" yang akan ditemui saat harga turun, begitu menyentuhnya harga cenderung berhenti jatuh dan kembali stabil; sedangkan resistance adalah tempat di mana harga akan terhambat saat naik, setelah mencapai sana sulit untuk menembus ke atas lagi.



Saya sendiri saat melihat pasar, biasanya menggunakan beberapa metode untuk menilai posisi ini. Moving average adalah yang paling umum digunakan, saat tren naik, moving average secara otomatis menjadi support, ketika harga menyentuhnya cenderung memantul; tetapi jika menembusnya, maka garis moving average langsung berubah menjadi resistance. Saya sangat suka melihat moving average 5 hari karena responsnya cukup cepat, sehingga bisa dengan jelas melihat support dan resistance jangka pendek.

Selain moving average, titik tertinggi dan terendah sebelumnya juga sangat penting. Ketika harga K-line naik ke titik tertinggi sebelumnya atau turun ke titik terendah sebelumnya, biasanya akan membentuk support dan resistance baru. Hal ini karena area tersebut biasanya memiliki volume transaksi yang padat, baik pembeli maupun penjual memiliki ekspektasi psikologis di sana, sehingga secara alami membentuk hambatan. Ada juga kondisi gap, yaitu area di mana K-line melompati secara celah, karena tidak ada transaksi spesifik di sana, harga di area tersebut juga mudah mengalami resistance atau support.

Channel juga sering saya perhatikan. Dalam channel naik, batas atas adalah resistance, batas bawah adalah support; harga berfluktuasi di dalam channel, secara bertahap naik. Jika beberapa K-line sering terhambat saat naik atau didukung saat turun, dan menghubungkan titik-titik tersebut, kita bisa dengan jelas melihat di mana support dan resistance di masa depan.

Namun, ada satu hal yang sangat mudah diabaikan, yaitu support dan resistance sebenarnya bisa berubah. Ketika harga saham atau koin menembus support, support sebelumnya akan berubah menjadi resistance baru, dan sebaliknya membatasi kenaikan harga. Jadi posisi ini tidak tetap, melainkan berubah secara dinamis sesuai kekuatan pasar.

Sejujurnya, tanpa dasar analisis teknikal yang kuat, di pasar sangat mudah mengalami kerugian. Kuncinya adalah mengembangkan sensitivitas terhadap tren, mampu dengan cepat mengenali level support dan resistance, lalu merencanakan titik masuk dan keluar berdasarkan posisi tersebut. Biasanya, saat harga mencapai support, sulit turun lebih jauh, dan saat mencapai resistance, sulit naik lagi, ini adalah aturan dasar pasar. Kebanyakan investor menggunakan moving average dan titik tertinggi terendah sebelumnya untuk menilai, metode ini meskipun sederhana, sangat praktis. Mari kita saling berjuang!
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan