Saya telah melihat berkali-kali bagaimana harga melonjak atau jatuh dalam hitungan detik tanpa ada berita yang membenarkannya. Kebanyakan waktu, di balik pergerakan keras tersebut ada sesuatu yang disebut squeeze — baik short squeeze maupun long squeeze.



Mari kita mulai dengan short squeeze, yang mungkin paling spektakuler. Bayangkan ada banyak trader yang bertaruh bahwa harga akan turun, semuanya dalam posisi short. Tapi tiba-tiba, harga mulai naik. Apa yang terjadi kemudian? Mereka yang posisi short menjadi panik dan perlu menutup posisi mereka dengan membeli. Itu menciptakan rangkaian pembelian paksa yang mendorong harga semakin tinggi. Seperti efek domino di mana setiap penutupan posisi memperkuat gerakan kenaikan berikutnya. Hasilnya adalah pump brutal yang kamu lihat di grafik.

Sekarang, long squeeze adalah kebalikannya tetapi sama-sama brutal. Ketika terlalu banyak orang dalam posisi long menunggu harga naik, tapi tiba-tiba turun drastis, trader long dipaksa keluar dari posisi mereka. Setiap penjualan menimbulkan kepanikan lebih besar, setiap penutupan memaksa lebih banyak penjualan. Ini adalah kolaps berantai. Long squeeze adalah apa yang kamu lihat saat pasar benar-benar runtuh tanpa ampun.

Yang menarik adalah kedua squeeze ini memiliki pola yang bisa kamu deteksi sebelum terjadi. Perhatikan interest terbuka — jika sangat tinggi dan tingkat pembiayaan sangat condong ke satu sisi, itu berarti ada tekanan yang terkumpul banyak. Lalu perhatikan volume. Ketika kamu melihat lonjakan volume secara tiba-tiba ke arah yang berlawanan dari tren pasar sebelumnya, itu adalah sinyal bahwa sesuatu akan pecah. Dan akhirnya, perhatikan support dan resistance. Ketika harga menembus salah satu level kunci ini secara keras, terutama dengan volume, kemungkinan besar squeeze sedang berlangsung.

Nasihat saya setelah melihat ini berkali-kali: jangan panik dan kejar candle besar itu. Squeeze menghukum mereka yang masuk terlambat. Yang efektif adalah mengamati bagaimana pasar mengumpulkan tekanan, mengidentifikasi di mana titik pecahnya, dan kemudian beroperasi setelah gerakan awal mereda. Saat itulah kamu mendapatkan entry yang lebih baik dan risiko lebih kecil. Squeeze adalah peluang, tetapi hanya jika kamu tahu di mana harus posisi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan