Saya perhatikan banyak trader pemula terpesona oleh sebuah strategi yang menjanjikan untuk memulihkan kerugian secara hampir mekanis. Ini disebut trading martingale dan merupakan salah satu metode yang tampak brilian di atas kertas, tetapi menyembunyikan bahaya yang signifikan.



Cerita dasarnya sederhana: martingale berasal dari kasino, di mana pemain menggandakan taruhan setelah setiap kerugian, dengan harapan suatu saat mereka akan menang dan menutup semuanya. Dalam trading, konsepnya sama tetapi diterapkan pada pasar keuangan. Alih-alih menggandakan, Anda meningkatkan ukuran pesanan berikutnya setelah setiap penurunan harga, berusaha menurunkan harga rata-rata pembelian.

Saya pernah melihat bagaimana cara kerjanya secara praktis. Bayangkan membeli sebuah mata uang seharga 1 dolar dengan 10 dolar. Harga turun ke 0,95. Lalu Anda membuka pesanan baru dengan 12 dolar, meningkat 20%. Turun lagi ke 0,90? Pesanan sebesar 14,4 dolar. Dan seterusnya. Setiap pembelian berikutnya lebih besar dari sebelumnya, secara bertahap menurunkan harga rata-rata Anda. Sebuah loncatan kecil ke atas dan tiba-tiba Anda mendapatkan keuntungan dari semua pesanan.

Terdengar menarik, bukan? Masalahnya adalah bahwa trading martingale membutuhkan uang tak terbatas dan pasar yang berbalik. Dalam kenyataannya, keduanya tidak dijamin. Jika Anda memiliki deposit 100 dolar dan mulai dengan 10 dolar dengan kenaikan 20%, setelah hanya 5 pesanan Anda sudah menghabiskan 74,42 dolar. Jika harga terus turun, Anda tidak akan punya uang lagi untuk pesanan keenam dan semua kerugian sebelumnya akan tetap terbuka.

Saya pernah melihat trader menghancurkan akun mereka sendiri karena ini. Psikologi memainkan peran besar: setiap kali Anda meningkatkan taruhan, tekanan meningkat. Anda mulai berharap semakin putus asa bahwa loncatan akan datang sebelum uang habis.

Jika Anda memutuskan untuk tetap menggunakan trading martingale, setidaknya lakukan dengan sadar. Pertama: gunakan persentase kecil, antara 10 dan 20%, bukan 50%. Kedua: hitung sebelumnya berapa banyak pesanan yang mampu Anda tanggung. Ketiga: selalu sisakan margin uang bebas di akun, jangan investasikan semuanya. Keempat: gunakan filter tambahan, seperti memantau tren umum. Jika pasar sedang dalam kejatuhan yang tak terkendali, melakukan averaging adalah bunuh diri finansial.

Rumusnya sederhana: Pesanan berikutnya = Pesanan sebelumnya × (1 + Persentase). Dengan martingale 20% dan mulai dari 10 dolar, pesanan kedua adalah 12, pesanan ketiga 14,4, keempat 17,28, kelima 20,74. Jumlah totalnya adalah 74,42 dolar. Dengan kenaikan 10%, Anda hanya menghabiskan 61 dolar dalam 5 pesanan. Dengan 30%, sudah 90. Dengan 50%, hampir dua kali lipat: 131 dolar.

Kesimpulannya adalah bahwa trading martingale adalah alat yang kuat bagi mereka yang tahu mengelola risiko, tetapi berbahaya bagi yang tidak. Ini bukan rumus ajaib, melainkan strategi yang hanya berhasil dengan disiplin ketat dan perhitungan yang tepat. Jika Anda pemula, tetap di kisaran 10-20% kenaikan dan selalu pertimbangkan skenario di mana harga tidak berbalik. Pasar tidak berhutang apa-apa kepada Anda, dan uang yang Anda kehilangan benar-benar hilang. Tradinglah dengan kepala, bukan dengan harapan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan