Belakangan ini saya memikirkan sebuah fenomena yang sangat menarik, yaitu mengapa ada orang yang semakin sukses, sementara yang lain justru semakin kesulitan. Ini sebenarnya adalah apa yang disebut efek Matius, sebuah konsep yang sangat penting dalam bidang sosiologi.



Teori ini diajukan oleh sosiolog Amerika Robert Merton pada tahun 1968. Namanya berasal dari sebuah kalimat dalam Injil Baru—Matius 25:29—yang berbunyi, "Karena setiap orang yang memiliki akan diberi lebih banyak, dan ia akan berkelimpahan; tetapi dari yang tidak memiliki, bahkan apa yang ia miliki akan diambil." Kedengarannya agak kejam, tetapi memang mencerminkan banyak fenomena di dunia nyata.

Lihat saja pasar kripto juga seperti itu. Bursa besar, proyek terkenal, KOL yang berpengaruh, mereka terus mengumpulkan perhatian, dana, dan peluang. Sedangkan proyek kecil dan investor pemula sulit mendapatkan sumber daya yang sama. Inilah efek Matius yang sedang berperan.

Sebenarnya, Tao Te Ching dari zaman kuno China juga membahas prinsip serupa—jalan langit adalah mengurangi kelebihan untuk mengisi kekurangan, tetapi jalan manusia justru sebaliknya, mengurangi kekurangan untuk mempertahankan kelebihan. Ini adalah fenomena yang sama dengan efek Matius, hanya dari sudut pandang yang berbeda.

Singkatnya, efek Matius adalah logika pemenang mengambil semuanya. Begitu Anda mendapatkan keunggulan, lebih mudah untuk terus mendapatkan keunggulan. Ini ada dalam investasi, kewirausahaan, bahkan kehidupan sehari-hari. Dengan memahami efek ini, Anda akan lebih jelas melihat mengapa beberapa peluang lebih mudah didapatkan oleh orang tertentu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan