Belakangan ini saya bertanya-tanya ke mana sebenarnya emas akan menuju dalam beberapa tahun ke depan. Ini bukan pertanyaan baru, tetapi prediksi emas dalam 10 tahun yang saya baca di mana-mana membuat saya merenungkan seberapa berbeda logam ini dari semuanya.



Emas tidak seperti mata uang kripto. Tidak ada yang membeli emas dengan harapan mendapatkan 10x atau 50x dalam beberapa bulan. Justru sebaliknya. Investor mencarinya ketika pasar lain mulai menakutkan. Berfungsi sebagai tempat parkir kekayaan, cara melindungi apa yang Anda miliki saat semuanya menjadi tidak pasti. Sejarah berbicara jelas: pada tahun 2020, saat krisis kesehatan meletus, emas naik dari 1.600 dolar menjadi 2.000 dolar per ons dalam beberapa bulan. Pergerakan 30% untuk emas dianggap sangat kuat.

Untuk memahami ke mana emas bisa menuju hingga tahun 2030, cukup lihat apa yang dikatakan oleh institusi utama. J.P. Morgan melihat emas antara 8.000 dan 8.500 dolar, berdasarkan permintaan yang meningkat dari bank sentral. Yardeni Research melangkah lebih jauh dan berbicara tentang 10.000 dolar, dengan fokus pada tekanan inflasi jangka panjang. InvestingHaven memperkirakan sekitar 8.150 dolar dengan mempertimbangkan siklus kenaikan multi-fase.

Lalu ada proyeksi yang lebih ekstrem. Pierre Lassonde mencapai 17.250 dolar per ons, sementara Robert Kiyosaki bahkan sampai 35.000. Pandangan ini didasarkan pada skenario stres ekonomi yang signifikan dan pergeseran besar dari cadangan mata uang fiat ke emas sebagai uang nyata. Semua prediksi emas dalam 10 tahun ini mencerminkan bagaimana para ahli melihat evolusi ekonomi global dengan cara yang sangat berbeda.

Jika hari ini saya menginvestasikan 5.000 dolar dalam emas dengan harga saat ini 4.500 per ons, Anda akan mendapatkan sedikit lebih dari 1,1 ons. Menurut proyeksi, jumlah tersebut bisa bernilai antara 8.800 hingga 38.500 dolar hingga tahun 2030, tergantung skenario mana yang terwujud. Ini bukan angka yang bisa dianggap remeh.

Yang membuat emas istimewa adalah bahwa harganya tidak hanya bergerak berdasarkan grafik teknikal. Inflasi, keputusan bank sentral, kekuatan dolar, ketegangan geopolitik: semua ini penting. Emas tetap menjadi aset safe haven karena tidak bergantung pada perusahaan atau pemerintah mana pun yang memenuhi kewajibannya. Tidak ada risiko counterparty. Selain itu, melindungi daya beli dari waktu ke waktu, sesuatu yang tidak selalu bisa dilakukan oleh mata uang fiat.

Apakah prediksi yang paling agresif akan terwujud atau tidak, secara historis emas selalu mempertahankan kekayaan selama dekade. Inilah mengapa ia terus menarik investor, terutama ketika dunia lain menjadi tidak dapat diprediksi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan