Belakangan ini saya melihat sebuah topik yang cukup menarik, tentang pemahaman kenaikan tanpa volume. Banyak orang sebenarnya belum memahami volume perdagangan secara mendalam, hari ini ingin membahas hal ini.



Esensi dari volume perdagangan sebenarnya sangat sederhana, yaitu perbedaan pendapat antara pihak pembeli dan penjual. Pembeli merasa harga akan naik di masa depan, penjual merasa harga akan turun di masa depan, karena pandangan yang berbeda, transaksi bisa terjadi. Jika semua orang memiliki pandangan yang sama, sama sekali tidak akan ada transaksi. Seperti pertempuran antara Zhou Yu dan Huang Gai, satu bersedia menyerang, satu bersedia diserang, kedua pihak yang bullish dan bearish menghasilkan perbedaan pendapat pada suatu level harga, ini yang membentuk volume perdagangan.

Satu detail yang sangat penting—besarnya volume perdagangan tergantung pada pihak yang lebih lemah kekuatannya di antara kedua belah pihak. Misalnya pada suatu level harga ada 2000 lot pihak bullish ingin membeli, hanya 1000 lot pihak bearish bersedia menjual, akhirnya volume transaksi tercermin sebagai 1000 lot. Ini sangat mudah dipahami, bukan?

Berbicara tentang kenaikan tanpa volume, sebenarnya apa artinya ini? Perbedaan pendapat antara bullish dan bearish sangat kecil, pemilik posisi sama sekali tidak ingin menjual, bullish benar-benar mendominasi. Dalam kondisi ini, kemungkinan harga akan terus naik di masa depan biasanya sangat besar, karena tidak ada yang mau menjatuhkan pasar. Sebaliknya, jika selama kenaikan tiba-tiba volume meningkat, menunjukkan semakin banyak pemilik posisi mulai menjual, perbedaan pendapat bullish dan bearish sangat tajam, saat ini harus berhati-hati, mungkin hanya kekuatan terakhir yang tersisa.

Ada juga logika yang lebih mendalam—perlu membedakan siapa yang berperan dalam perbedaan pendapat tersebut. Kunci utamanya adalah melihat di posisi mana perbedaan itu terjadi. Volume yang meningkat saat harga turun awal biasanya buruk, karena saat itu yang menjual kebanyakan adalah trader ritel. Tetapi jika tren penurunan sudah terbentuk, tiba-tiba muncul perbedaan pendapat dan volume meningkat, itu malah bisa menjadi pertanda baik, karena menunjukkan ada kekuatan yang sedang melakukan posisi kontra tren.

Ada sebuah pepatah lama di pasar saham yang sangat klasik: saat pasar memburuk, volume sangat kecil adalah neraka; saat pasar membaik, volume sangat kecil adalah surga; saat pasar bergejolak, menyusut ke volume terendah lalu meningkat lagi adalah sinyal positif. Kenaikan tanpa volume juga mengikuti logika ini, ketika tren naik tetap dengan volume yang tenang, itu menunjukkan bullish dan bearish telah mencapai semacam konsensus, dan pemilik posisi merasa stabil.

Volume perdagangan mencerminkan sifat manusia. Saat memantau pasar, daripada terus memperhatikan candlestick, lebih baik melihat apa yang dikatakan volume. Perbedaan pendapat dari institusi dan trader ritel yang unik seringkali adalah titik balik pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan