Sebuah misteri yang telah lama membingungkan komunitas kripto: siapa sebenarnya pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto? Pada tahun 2014, jurnalis Newsweek Leah Goodman mengklaim telah menemukan jawabannya—seorang pria berusia 65 tahun keturunan Jepang-Amerika bernama Dorian Nakamoto. Pria ini lulus dari Departemen Fisika di California State Polytechnic University, tinggal di kaki Gunung San Bernardino di Los Angeles. Lebih kebetulan lagi, nama asli Dorian Nakamoto adalah Satoshi Nakamoto, yang kemudian diubah menjadi Dorian Prentice Satoshi Nakamoto pada tahun 1973. Tampaknya bukti-buktinya meyakinkan, tetapi kenyataannya tidak semudah itu.



Tiga tahun kemudian, Satoshi Nakamoto yang sebenarnya muncul secara tiba-tiba di p2p foundation, langsung membantah: saya bukan Dorian Nakamoto. Sementara Dorian Nakamoto juga tegas membantah, mengatakan bahwa dia pertama kali mendengar tentang Bitcoin dari anaknya. Jadi, siapa sebenarnya Satoshi? Sampai saat ini masih menjadi misteri.

Tuduhan tentang identitas Satoshi bermacam-macam. Ada yang percaya dia adalah seorang ahli kriptografi dan ilmu komputer yang nyata. Ada juga yang berpendapat bahwa Satoshi Nakamoto adalah nama samaran, mewakili sebuah tim atau kolaborasi beberapa pengembang. Ada pula yang mengungkap beberapa kandidat mencurigakan—seperti ilmuwan komputer Nick Szabo, matematikawan Jepang Shinichi Mochizuki—namun tidak ada bukti yang pasti. Lebih menarik lagi, anonimitas Satoshi sendiri adalah inti dari filosofi Bitcoin, yang menekankan desentralisasi dan perlindungan privasi.

Ada titik penting dalam garis waktu: 5 Desember 2010, ketika komunitas Bitcoin mulai membahas apakah WikiLeaks seharusnya menerima donasi Bitcoin, Satoshi yang biasanya ringkas dan fokus pada diskusi teknis, secara langka terlibat dalam diskusi sengit. Dia memposting di forum bahwa proyek ini perlu berkembang secara bertahap, dan jika tidak, bisa menghancurkan Bitcoin. Seminggu kemudian, 12 Desember 2010 pukul 06:22 pagi, Satoshi mengirim posting terakhir yang membahas detail pembaruan perangkat lunak. Setelah itu, balasan email-nya menjadi semakin tidak teratur, dan akhirnya dia menghilang sama sekali.

Jurnalis investigasi Dave Troy kemudian mengungkapkan bahwa FBI memberikan "respon Glomar" terhadap permintaan kebebasan informasi terkait identitas Satoshi—yang artinya mereka tidak mengonfirmasi maupun menyangkal keberadaan catatan tersebut. Ini menunjukkan bahwa Satoshi mungkin adalah seorang "individu pihak ketiga".

Ada juga teori populer yang mengarah ke kontributor awal Bitcoin, Hal Finney. Setelah Satoshi mengklarifikasi kasus Dorian Nakamoto, seseorang menemukan bahwa tempat tinggal Hal Finney berjarak hanya beberapa blok dari orang yang salah diduga sebagai Satoshi. Penemuan ini langsung memicu spekulasi di komunitas. Selain itu, Satoshi dan Finney memang memiliki hubungan dekat—setelah Satoshi mengajukan konsep Bitcoin pada akhir 2008, Finney memberikan saran perbaikan, dan Satoshi pun merespons. Yang lebih penting lagi, Satoshi mengirim transaksi Bitcoin pertama kepada Finney. Tetapi, menghadapi spekulasi ini, Hal Finney tidak pernah mengonfirmasi maupun menyangkal, melainkan menulis artikel yang menceritakan hubungannya dengan Satoshi dan sejarah Bitcoin.

Pada Agustus 2014, Hal Finney meninggal dunia. Sesuai wasiatnya, keluarganya mengirim jenazahnya ke Alcor Life Extension Foundation untuk disimpan dengan suhu rendah. Hingga saat ini, identitas asli Satoshi Nakamoto tetap menjadi misteri. Mungkin kita tidak akan pernah tahu siapa dia, tetapi setidaknya sebagai kekayaan, kita masih memiliki kesempatan untuk memilikinya.
BTC-0,74%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan