Belakangan ini saya memikirkan sebuah pertanyaan, mengapa begitu banyak orang terjebak dalam melakukan short dan long? Sebenarnya di balik ini ada logika pasar yang sangat dalam.



Pertama mari bahas daya tarik melakukan short. Memang ada yang mengatakan, jika hanya melakukan long, saat pasar turun tidak akan ada peluang untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu, melakukan short bisa menggunakan leverage di kontrak, jika analisis teknikal bisa memprediksi kenaikan, secara teori juga bisa memprediksi penurunan. Ditambah lagi dengan rasa superior bahwa "kebenaran ada di tangan sedikit orang", melakukan short memang memiliki daya tarik magis yang menarik orang.

Tapi saya kemudian menyadari, di bidang cryptocurrency ini, keunggulan dan kelemahan melakukan long dan short sebenarnya sangat tidak simetris. Inilah inti permasalahannya.

Lihat saja datanya. Bitcoin dari 134 dolar pada April 2013 naik menjadi 47.047 dolar pada Agustus 2021, naik 350 kali lipat. Dan selama lebih dari 8 tahun ini, hari-hari kenaikan dan penurunan hampir seimbang (54% hari harga penutupan adalah naik). Apa artinya ini? Kenaikan dan penurunan sama sekali tidak proporsional. Saat kamu melakukan short dan mendapatkan keuntungan, itu hanya kecil, tapi saat rugi, kerugiannya besar.

Yang lebih penting lagi, secara esensial, short adalah model deflasi keuntungan. Kamu melakukan long 100 dolar, harga dari 1 dolar naik ke 50 dolar, akhirnya menjadi 5000 dolar. Tapi 100 dolar melakukan short, dari 50 dolar turun ke 1 dolar, kamu hanya bisa mendapatkan 198 dolar. Bahkan dengan leverage, keuntungan dari short memiliki batas atas, sedangkan long tidak.

Ada satu hal yang sering diabaikan—industri ini masih di tahap awal, tren jangka panjangnya ke atas. Melakukan long mengikuti tren utama, sedangkan short adalah mengikuti tren kecil dan melawan tren besar. Singkatnya, bahkan jika melakukan short dan mendapatkan uang, itu hanya seperti mengumpulkan koin di depan mesin pemadat jalan.

Ada yang bertanya, apakah saat pasar bearish sebaiknya melakukan short? Jawaban saya tidak. Rasio keuntungan dan kerugian dari short rendah, keuntungan deflasi, dan melawan tren besar, semuanya berlaku juga saat pasar bearish. Short adalah racun, tidak peduli berapa lama kamu meminumnya, sifatnya tidak akan berubah.

Lalu apa strategi yang benar? Bukan harus memilih antara long atau short, melainkan menyesuaikan posisi sesuai kondisi pasar. Saat tren naik pasti, ambil posisi 70% sampai 100%, saat tren turun pasti, ambil posisi 30%, dan saat tidak pasti, ambil posisi 50%. Dengan begitu, saat pasar naik bisa mendapatkan keuntungan, saat turun tetap bisa mengumpulkan koin, bisa menyerang atau bertahan sesuai situasi.

Karena itu saya selalu memilih melakukan long. Bukan karena keyakinan, tapi berdasarkan logika pasar yang rasional.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan