Saya telah memperhatikan sesuatu yang menarik saat melihat peringkat ekonomi terbaru: mata uang termahal di dunia bukanlah yang kita bayangkan. Dinar Kuwait secara luas mendominasi, diikuti oleh dinar Bahrain dan rial Oman. Ketiga mata uang dari Teluk ini benar-benar mengalahkan peringkat, jauh sebelum poundsterling atau franc Swiss.



Tapi inilah hal yang lucu: negara dengan mata uang termahal di dunia tidak selalu memiliki paspor paling kuat. Singapura, Korea Selatan, dan Jepang menduduki posisi teratas dalam hal mobilitas tanpa visa, sementara kerajaan minyak dari Teluk jauh di belakang. Ini adalah kontras yang menarik antara kekuatan murni sebuah mata uang dan akses global yang diberikan oleh sebuah paspor.

Raksasa Eropa seperti Jerman, Prancis, dan Belanda juga mendominasi peringkat paspor, dengan akses ke sekitar 190 destinasi. Amerika Serikat dan Kanada melengkapi blok Barat ini, sementara Swiss, meskipun francnya kuat, juga tetap sangat baik dalam hal mobilitas. Sangat menakjubkan melihat bagaimana stabilitas ekonomi dan diplomasi memainkan peran yang berbeda dalam kedua peringkat dunia ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan