Saya memperhatikan statistik menarik tentang sejarah Kekaisaran Ottoman. Ternyata, skala pengaruhnya sangat besar.



Di Eropa, kekaisaran mengendalikan wilayah yang luas. Turki berada di bawah kekuasaan selama 623 tahun, Bulgaria selama 515 tahun, dan Makedonia Utara selama 542 tahun. Yunani terbagi antara berbagai periode pemerintahan — sekitar 370-520 tahun tergantung wilayahnya. Serbia, Montenegro, Bosnia dan Herzegovina juga berada di bawah kendali selama lebih dari 400 tahun masing-masing.

Di Kaukasus, situasinya menarik. Georgia, misalnya, mengalami beberapa periode pemerintahan dengan jeda. Daghestan dan Kabar Dağ di dalam Kekaisaran Rusia berada di bawah pengaruh Ottoman selama sekitar 355 tahun.

Di Asia Tengah dan Timur Tengah, gambaran yang lebih mengesankan. Irak, Suriah, Yordania, Israel, Palestina, Lebanon — semua negara ini berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Ottoman selama lebih dari 400 tahun. Arab Saudi (Hijaz, Najd, Al-Ahsa) — 393 tahun. Kuwait — 361-375 tahun.

Di Afrika, pengaruhnya juga signifikan. Mesir, Libya, Aljazair, Tunisia, Sudan — masing-masing mengalami pemerintahan Ottoman selama lebih dari 300 tahun. Bahkan di Afrika Timur, ada jejak pengaruh ini.

Ketika melihat peta penyebaran Kekaisaran Ottoman ini, kita memahami skala salah satu kekaisaran terbesar dalam sejarah. Pengaruhnya meliputi tiga benua dan ratusan juta orang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan