Perhatikan bahwa belakangan ini diskusi tentang mata uang privasi kembali meningkat, terutama situasi Monero (XMR) yang memang patut diperhatikan. Saat ini harga XMR sekitar $399.84, sementara ZEC (Zcash) berada di sekitar $659.91, keduanya adalah mata uang privasi tetapi menghadapi tekanan regulasi yang semakin besar.



Mata uang privasi mengalami tren delisting karena alasan utama adalah perubahan sikap dari otoritas pengatur. Pemerintah dan lembaga pengawas keuangan di berbagai negara semakin khawatir bahwa jenis mata uang ini akan digunakan untuk pencucian uang, penghindaran pajak, atau aktivitas ilegal lainnya. Bagaimanapun, XMR menggunakan teknologi enkripsi tingkat tinggi seperti tanda tangan cincin dan alamat tersembunyi, sehingga informasi transaksi sepenuhnya tersembunyi, membuat transaksi hampir tidak dapat dilacak—ini adalah keunggulan bagi pendukung privasi, tetapi bagi otoritas pengawas, ini adalah mimpi buruk.

Tekanan yang dihadapi bursa juga sangat nyata. Mereka harus memilih antara menerapkan KYC dan AML secara ketat (yang hampir tidak mungkin dilakukan untuk mata uang privasi), atau langsung mencopotnya dari daftar. Risiko hukum terlalu besar, tidak ada platform yang mau mengambil risiko denda atau penutupan hanya demi listing mata uang privasi. Ini juga menjelaskan mengapa selama beberapa tahun terakhir semakin banyak bursa besar yang memilih untuk menurunkan mata uang privasi dari daftar mereka.

Tren delisting selama beberapa tahun terakhir sebenarnya sudah cukup jelas. Beberapa bursa besar mulai bertindak sejak 2021, dan mata uang privasi seperti DASH dan ZEC juga mengalami situasi serupa. Otoritas pengatur di Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan wilayah lain menunjukkan sikap yang sangat keras, langsung melarang atau membatasi secara ketat listing mata uang privasi. Untuk tetap beroperasi di wilayah tersebut, bursa hampir tidak punya pilihan lain.

Dari sudut pandang XMR terhadap NZD atau mata uang fiat lainnya, likuiditasnya sebenarnya menyusut. Semakin sedikit platform yang memungkinkan transaksi XMR, dan pengguna semakin sulit menukarkannya ke mata uang lain. Hal ini justru memperkuat kelemahan XMR sebagai aset transaksi.

Fenomena ini sebenarnya mencerminkan sebuah konflik mendasar—masalah keseimbangan antara privasi dan regulasi. Bagi pendukung privasi, XMR mewakili kebebasan finansial dan perlawanan terhadap pengawasan; tetapi bagi otoritas pengawas, ini adalah risiko sistem keuangan. Seiring negara-negara memberlakukan regulasi kripto yang semakin ketat, perdebatan ini hanya akan semakin memanas. Masa depan mata uang privasi di bursa terpusat memang menjadi semakin tidak pasti.
ZEC-0,24%
DASH0,5%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan