Baru-baru ini ada satu pertanyaan yang saya tanyakan berkali-kali, yaitu bagaimana cara mengetahui apakah saya benar-benar mendapatkan keuntungan atau mengalami kerugian dalam trading kripto. Sejujurnya, jika tidak memiliki sebuah logika yang jelas untuk melacak keuntungan dan kerugian, trading benar-benar bisa menjadi sangat membingungkan.



Mari mulai dari yang paling dasar. Dalam cryptocurrency, PnL (profit and loss) sebenarnya adalah indikator untuk mengukur kinerja investasi Anda. Tapi ada satu poin penting, berbeda dari keuangan tradisional yang sederhana membeli dan menjual, dunia kripto menambahkan banyak detail yang perlu dipahami. Misalnya, penilaian berdasarkan nilai pasar (MTM), keuntungan dan kerugian yang telah direalisasikan dan yang belum direalisasikan, konsep-konsep ini jika tidak dipahami dengan baik, Anda sama sekali tidak bisa menilai posisi Anda secara akurat.

Saya akan jelaskan beberapa konsep yang paling umum. MTM sebenarnya adalah penilaian kembali aset Anda berdasarkan harga pasar saat ini. Misalnya, Anda memegang Bitcoin, nilainya setiap hari berfluktuasi mengikuti harga pasar. Misalnya hari ini harga MTM Ethereum adalah 1970 dolar, kemarin 1950 dolar, maka keuntungan Anda adalah 20 dolar. Sebaliknya, jika kemarin 1980 dolar, berarti Anda rugi 10 dolar. Sangat sederhana, bukan?

Tapi ini hanya permukaannya saja. Untuk benar-benar memahami keuntungan dan kerugian, Anda juga harus membedakan antara keuntungan dan kerugian yang telah direalisasikan dan yang belum. Keuntungan dan kerugian yang telah direalisasikan adalah saat Anda benar-benar menjual koin tersebut. Misalnya, Anda membeli Polkadot seharga 70 dolar dan menjualnya seharga 105 dolar, maka itu adalah keuntungan realisasi sebesar 35 dolar. Tapi jika Anda belum menjual, hanya melihat harga naik ke 105 dolar, ini disebut keuntungan dan kerugian yang belum direalisasikan, angka sama tapi perasaan psikologisnya sangat berbeda.

Dalam perhitungan nyata, ada beberapa metode yang bisa digunakan. Metode FIFO (First-In, First-Out) adalah menghitung berdasarkan harga pembelian tertua Anda. Misalnya Bob membeli 1 Ethereum seharga 1100 dolar, beberapa hari kemudian membeli lagi seharga 800 dolar, dan setahun kemudian menjual 1 Ethereum seharga 1200 dolar, maka FIFO menggunakan biaya 1100 dolar sebagai dasar, sehingga keuntungan terakhir adalah 100 dolar. Tapi jika menggunakan metode LIFO (Last-In, First-Out), maka biaya dihitung dari pembelian terakhir yaitu 800 dolar, sehingga keuntungan menjadi 400 dolar. Perbedaannya cukup besar, kan?

Kalau transaksi Anda cukup sering, metode biaya rata-rata tertimbang mungkin lebih cocok. Misalnya Alice membeli 2 Bitcoin masing-masing seharga 1500 dan 2000 dolar, maka biaya rata-ratanya adalah 1750 dolar. Kemudian menjualnya seharga 2400 dolar, keuntungan adalah 650 dolar. Metode ini lebih praktis untuk orang yang sering melakukan transaksi.

Ada juga satu hal yang sering diabaikan banyak orang, yaitu perhitungan YTD (Year-To-Date). Jika Anda adalah investor jangka panjang, Anda bisa langsung membandingkan nilai portofolio dari awal tahun dan akhir tahun. Misalnya, awal 2022 memegang 1000 dolar Cardano, dan awal 2023 menjadi 1600 dolar, maka keuntungan belum direalisasikan sebesar 600 dolar. Metode ini sangat berguna untuk menilai performa jangka panjang.

Perhitungan keuntungan dan kerugian untuk perpetual contract sedikit lebih rumit, karena tidak ada waktu penyelesaian tetap. Anda perlu mempertimbangkan keuntungan dan kerugian yang telah direalisasikan dan yang belum, kemudian dijumlahkan untuk mendapatkan total PnL. Selain itu, juga harus memperhitungkan biaya transaksi dan biaya dana (funding rate) yang tidak terlihat.

Sejujurnya, hanya tahu cara menghitung saja tidak cukup. Yang benar-benar penting adalah memahami dasar biaya dari setiap transaksi, jumlah, dan harga dari setiap posisi. Analisis mendalam tentang parameter-parameter ini bisa membantu Anda menilai apakah strategi Anda efektif dan bagaimana melakukan penyesuaian. Melacak keuntungan dan kerugian secara akurat akan membuat keputusan Anda berikutnya menjadi lebih rasional.

Saat ini di pasar juga tersedia banyak alat bantu, seperti spreadsheet atau robot trading otomatis, yang bisa membantu menganalisis performa dan menemukan peluang yang menguntungkan. Tapi apapun alatnya, inti tetap harus dipahami sendiri logika perhitungannya. Hanya dengan benar-benar memahami cara menghitung dan melacak keuntungan dan kerugian, Anda bisa mengurangi jalan berliku dalam trading.
ETH0,34%
DOT4,33%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan