Laporan Riset Ketenagakerjaan OpenAI: AI Mungkin Akan Menambah Lapangan Kerja Daripada Menyebabkan Gelombang PHK

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung
Berita ME News, 17 April (UTC+8), menurut pemantauan Beating, sebuah studi OpenAI tentang lebih dari 900 jenis pekerjaan menunjukkan bahwa guncangan di pasar tenaga kerja yang dipicu oleh AI mungkin tidak seburuk yang diperkirakan banyak orang. Laporan tersebut menunjukkan bahwa meskipun pekerjaan seperti entri data, pencatatan, dan layanan pelanggan menghadapi risiko otomatisasi yang sangat tinggi (sekitar 18% dari total tenaga kerja), para pekerja di bidang ini telah memanfaatkan AI untuk menangani sekitar tiga kali lipat jumlah tugas dibandingkan pekerjaan lain, dan tingkat pengangguran justru meningkat lebih lambat daripada pekerjaan berisiko rendah. Fenomena yang tidak sesuai intuisi ini berasal dari "elastisitas konsumsi": ketika AI membuat output dari suatu tugas (seperti menulis kode) menjadi lebih murah dan cepat, permintaan total pasar terhadap layanan tersebut cenderung meningkat secara eksponensial, sehingga mengimbangi tekanan pengurangan tenaga kerja akibat peningkatan efisiensi. Laporan membagi pekerjaan menjadi empat kategori: selain kelompok berisiko tinggi di atas, 46% pekerjaan (seperti guru, pekerja rumah tangga) sangat kecil pengaruhnya; 24% peran mungkin akan berkurang skala, tetapi tetap membutuhkan dominasi manusia; sementara 12% pekerjaan (seperti pengembangan perangkat lunak) akan mengalami perluasan posisi karena adopsi AI. Saat ini, para pekerja di pekerjaan berisiko tinggi baru menggunakan kurang dari seperempat kemampuan teoretis AI. (Sumber: BlockBeats)
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 6
  • 8
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
GateUser-1bc81bb2
· 4jam yang lalu
Penelitian ini memberi pekerja peluang, tetapi mereka harus secara aktif mempelajari alat.
Lihat AsliBalas0
GateUser-f4ae43e9
· 6jam yang lalu
Posisi berisiko tinggi justru lebih aktif merangkul AI, perbedaan ini cukup menarik
Lihat AsliBalas0
RetroKeysAndPositions
· 6jam yang lalu
46% hampir tidak terpengaruh, lalu bagaimana dengan 54% sisanya? Rasakan dengan seksama
Lihat AsliBalas0
NeonStreetReflections
· 6jam yang lalu
Kurang dari seperempat dari pemanfaatan, menunjukkan bahwa alat tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan
Lihat AsliBalas0
MorandiLily
· 6jam yang lalu
Ukuran sampel penelitian cukup besar, tetapi implementasinya di industri tertentu masih tergantung pada pelaksanaan
Lihat AsliBalas0
SummerCoast
· 6jam yang lalu
Menggunakan AI tiga kali lipat tetapi tingkat pengangguran yang lebih rendah, menunjukkan bahwa kolaborasi manusia-mesin adalah jawaban yang benar
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan