Saya sekarang berbicara tentang manajemen posisi dengan kalimat manusia: Jangan dulu memikirkan berapa banyak yang akan didapatkan, yang penting adalah memastikan diri sendiri tidak keluar dari meja trading. Jika tidak tahan memegang spot, kemungkinan besar karena posisi terlalu besar, saat volatilitas datang hati langsung panik; kontrak lebih mudah keluar dari posisi, leverage yang dibuka langsung menjual “waktu”, saat pasar bergetar sebentar saja kamu sudah tidak ada urusannya lagi.



Saya sendiri lebih kasar: bagi spot menjadi beberapa bagian dan perlahan membelinya, sisakan satu bagian uang tunai sebagai penenang; jika benar-benar mau trading kontrak, gunakan hanya sedikit saja, jika rugi anggap saja biaya belajar, jangan tambah posisi dan jangan tahan posisi. Beberapa hari lalu saya lihat ada dana 0x7a…c3e yang keluar dari bursa lalu masuk ke alamat kontrak derivatif, tidak lama kemudian muncul pesan margin call, cukup realistis.

Belakangan semua orang mengeluh bahwa penambang/validator makan terlalu kenyang, MEV mengacak urutan sehingga tidak adil, singkatnya adalah apa yang kamu lihat di grafik candlestick sebagai “tiba-tiba satu jarum”, sering kali bukan karena tanganmu gemetar, melainkan orang lain sudah melihat stop loss-mu terlebih dahulu. Pokoknya saya pasang stop loss/ take profit lebih jauh, posisi kecilkan, kalau bisa tahan ya tahan, begitulah dulu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan