Ketika Presiden Ripple Mengeluarkan Pernyataan Besar tentang XRP dan Bank of America

@media only screen and (min-width: 0px) and (min-height: 0px) { div[id^="wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5"]{width:320px;height:100px;} } @media only screen and (min-width: 728px) and (min-height: 0px) { div[id^="wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5"]{width:728px;height:90px;} }

Analis kripto Xaif Crypto menyoroti komentar dari Monica Long mengenai XRP, adopsi aset digital, dan perubahan sikap institusi keuangan besar seperti Bank of America.

Dalam sebuah tweet di X, Xaif Crypto mengulas kembali pernyataan yang dibuat oleh Long di mana dia menggambarkan apa yang dia yakini sebagai titik balik penting bagi bank yang memasuki sektor kripto.

Menurut postingan tersebut, Long mengatakan bahwa “pintu air akan terbuka” tahun ini karena kondisi regulasi di Amerika Serikat menjadi lebih menguntungkan bagi perusahaan aset digital dan institusi keuangan. Xaif Crypto menghubungkan komentar tersebut langsung ke XRP dan meningkatnya minat institusional terhadap sistem pembayaran berbasis blockchain.

Komentar tersebut muncul dalam sebuah diskusi di mana Long berbicara tentang perkembangan terbaru seputar regulasi perbankan dan sikap yang berubah di antara institusi keuangan terhadap aset digital. Dia menunjuk penghapusan SAB 121 sebagai peristiwa besar yang langsung mengubah sentimen di kalangan bank.

Presiden Ripple Merujuk Posisi Bank of America

Dalam video yang dilampirkan pada postingan X, Long mengingat mendengar pernyataan dari eksekutif perbankan tak lama setelah SAB 121 dicabut. Dia secara khusus menyebut Bank of America, menyatakan bahwa kepala eksekutif bank tersebut menunjukkan bahwa institusi tersebut “semuanya siap.”

Long juga mengingatkan pendengar bahwa Bank of America adalah salah satu mitra awal Ripple selama inisiatif pesan pembayaran sebelumnya. Dia menjelaskan bahwa Ripple telah mempertahankan hubungan dengan bank-bank besar selama bertahun-tahun, bahkan selama periode ketidakpastian regulasi yang membatasi keterlibatan lebih dalam dengan teknologi blockchain dan aset digital.

Menurut Long, institusi keuangan sebelumnya menghadapi lingkungan di mana penggunaan teknologi terkait kripto sering dipandang negatif atau dianggap berisiko oleh regulator. Dia menyarankan bahwa sikap ini menghalangi bank untuk sepenuhnya mengeksplorasi solusi pembayaran berbasis blockchain dan layanan aset digital.

Komentarnya sangat menyoroti perubahan dramatis yang dia amati dalam beberapa bulan terakhir. Long menyatakan bahwa percakapan dengan bank berubah dengan cepat setelah pemilihan presiden AS pada bulan November. Dia menjelaskan bahwa diskusi tentang kemitraan perbankan cadangan, operasi stablecoin, dan infrastruktur pembayaran menjadi jauh lebih positif hampir semalam.

Perubahan Regulasi Dilihat Sebagai Titik Balik Utama

Diskusi tentang SAB 121 tetap penting karena aturan ini telah menciptakan komplikasi akuntansi yang signifikan bagi bank yang tertarik pada layanan kustodi aset digital. SAB 121 mengharuskan lembaga yang menyimpan aset kripto untuk mencatat kepemilikan tersebut sebagai kewajiban di neraca mereka, sebuah persyaratan yang dianggap membatasi oleh banyak pelaku industri.

Kebijakan tersebut secara resmi berakhir pada Januari 2025 ketika SEC AS menggantinya dengan SAB 122. Pembatalan ini menghilangkan hambatan utama bagi lembaga keuangan tradisional yang ingin terlibat dalam aset digital, termasuk layanan kustodi dan pembayaran yang terkait dengan teknologi blockchain.

Xaif Crypto menyajikan komentar Long sebagai bukti lebih lanjut bahwa institusi keuangan besar kini mungkin sedang mempersiapkan partisipasi yang lebih luas dalam sektor kripto. Postingan analis tersebut berfokus pada kemungkinan bahwa infrastruktur terkait XRP dan hubungan perbankan Ripple dapat mendapatkan manfaat dari perubahan iklim regulasi ini.

Pernyataan Long juga mencerminkan fokus jangka panjang Ripple pada pembayaran lintas batas dan kemitraan dengan institusi keuangan mapan. Pernyataannya menyiratkan bahwa bank yang sebelumnya berhati-hati terhadap aset digital mungkin kini lebih bersedia mendukung layanan keuangan berbasis blockchain dan teknologi terkait.

Disclaimer*: Konten ini dimaksudkan untuk memberi informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pendapat yang disampaikan dalam artikel ini mungkin termasuk opini pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca disarankan melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Tindakan apa pun yang diambil oleh pembaca sepenuhnya menjadi risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian keuangan apa pun.*

XRP-0,58%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan