Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Saya menerima pesan dari seorang teman yang sedang berpergian di Lebanon menunjukkan sebuah foto memegang seikat uang.
Terlihat seperti uang permainan papan, tapi nilainya lebih dari 50 ribu lira Lebanon.
Setara? Sekitar R$ 3,00.
Gambar ini membuat saya berpikir: sementara di Brasil kita mengeluh tentang dolar, ada negara di mana penduduknya hidup dengan mata uang yang secara harfiah kehilangan nilainya.
Ini membuat saya meneliti peringkat mata uang paling terdepresiasi di dunia dan menemukan cerita yang jauh lebih berat dari yang saya bayangkan.
Real Brasil menutup tahun 2024 sebagai mata uang terburuk di antara yang utama dengan penurunan 21%,
tapi itu tidak seberapa dibandingkan yang akan Anda lihat di sini.
Pada 2025, situasi global inflasi, krisis politik, dan ketidakstabilan ekonomi mengubah beberapa mata uang menjadi simbol keruntuhan keuangan sejati.
Tapi mengapa ini terjadi?
Mata uang yang lemah tidak pernah kebetulan.
Selalu merupakan kombinasi faktor yang meledak.
Pertama datang inflasi yang tidak terkendali.
Di Brasil kita merasa gugup dengan 5% per tahun.
Bayangkan negara-negara di mana harga ganda setiap bulan.
Lalu ada ketidakstabilan politik kronis, sanksi ekonomi yang memotong akses ke sistem keuangan global, cadangan internasional yang menghilang, dan pelarian modal ketika bahkan warga lebih memilih menyimpan dolar di bawah kasur daripada mempercayai mata uang nasional.
Saya melakukan survei peringkat mata uang paling terdepresiasi dan angka-angkanya mengejutkan.
Lira Lebanon adalah juara mutlak.
Secara resmi harusnya 1.507,5 per dolar, tapi sejak 2020 itu hanya di atas kertas.
Di pasar nyata, Anda membutuhkan lebih dari 90 ribu lira untuk 1 dolar.
Bank membatasi penarikan dan banyak toko hanya menerima dolar.
Seorang jurnalis memberi tahu saya bahwa pengemudi Uber di Beirut meminta pembayaran dalam dolar karena tidak ada yang mau lira.
Rial Iran adalah kasus ekstrem lainnya.
Sanksi Amerika mengubah segalanya.
Dengan R$ 100 Anda bisa menjadi miliarder rial.
Pemerintah berusaha mengendalikan, tapi ada berbagai kurs paralel.
Yang paling menarik adalah bahwa kaum muda Iran beralih ke Bitcoin dan Ethereum sebagai cadangan nilai.
Cryptocurrency menjadi lebih dipercaya daripada mata uang nasional.
Lalu ada Dong Vietnam.
Vietnam memiliki ekonomi yang berkembang, tapi dong tetap secara historis lemah karena kebijakan moneter.
Anda menarik 1 juta dong dari ATM dan mendapatkan jumlah yang layaknya adegan perampokan.
Ini bagus untuk wisatawan, tapi bagi warga Vietnam berarti impor mahal dan daya beli internasional terbatas.
Kip Laos, Rupiah Indonesia, Som Uzbekistan, Franc Guinea, Guarani Paraguay, Ariary Madagaskar, dan Franc Burundi melengkapi peringkat mata uang paling terdepresiasi ini.
Masing-masing dengan cerita ekonomi kecil, ketergantungan pada impor, ketidakstabilan politik, atau sumber daya alam yang tidak diterjemahkan menjadi mata uang kuat.
Yang jelas adalah bahwa peringkat mata uang paling terdepresiasi di dunia ini bukan sekadar rasa ingin tahu finansial.
Ini adalah refleksi langsung dari bagaimana politik, kepercayaan, dan stabilitas ekonomi saling terhubung.
Bagi yang berinvestasi, pelajarannya adalah: ekonomi yang rapuh menawarkan risiko besar, mata uang murah bisa tampak sebagai peluang tapi biasanya menandakan krisis mendalam, dan wisata di destinasi dengan mata uang terdepresiasi bisa menguntungkan secara finansial.
Mengikuti bagaimana mata uang merosot membantu memahami efek nyata dari inflasi, korupsi, dan ketidakstabilan.
Ini adalah cara untuk melihat pentingnya kepercayaan dan tata kelola yang baik bagi ekonomi apa pun.
Berinvestasi adalah proses pembelajaran ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.
Memperhatikan faktor-faktor ini sangat penting agar uang Anda benar-benar tetap bernilai.