Akhir-akhir ini saya sedang mendalami pergerakan Dolar Australia, dan sebenarnya ada banyak hal yang layak diperhatikan jika Anda berpikir untuk memperdagangkan pasangan AUD. Izinkan saya uraikan apa yang saya lihat.



Pertama, AUD telah mengalami perjalanan yang cukup panjang selama dua dekade terakhir. Sebelum 2008, nilainya naik pesat—menembus 97 poin, yang sangat besar. Kemudian krisis keuangan menghancurkannya sekitar 35%, tetapi pemulihannya bahkan lebih dramatis. Pada 2011, kita berbicara tentang rebound sebesar 77,6%, sebagian besar karena China tidak bisa mendapatkan cukup komoditas Australia. Ledakan pertambangan itu nyata.

Tapi inilah masalahnya—pesta itu berakhir sekitar 2013. Sejak saat itu, pergerakannya cenderung menurun, terutama ketika ekonomi China mulai melambat pada 2015. AUD menyentuh 68 poin saat itu. Kita melihat beberapa pemulihan di 2016-2017, tetapi begitu 2018 datang, nilainya kembali menurun, dan COVID pada 2020 menurunkannya ke 58. Pada September 2024, nilainya stabil di sekitar 68.

Jadi, apakah Anda harus memperdagangkan AUD saat ini? Itu tergantung pada penafsiran situasinya. Keuntungan utamanya cukup jelas—AUD adalah salah satu mata uang paling likuid, spread-nya ketat, dan fondasi ekonomi Australia cukup solid. Ada permainan suku bunga, eksposur komoditas, dan hubungan kuat dengan pertumbuhan Asia. Kerugiannya? Pada dasarnya ini adalah permainan komoditas, jadi ketika harga bijih besi dan batu bara turun, AUD pun ikut turun. Plus, nilainya sering tertekan saat risiko global meningkat.

Melihat pasangan tertentu, AUD/USD telah berayun antara 0,64-0,68 selama sebagian besar 2024. Perkiraan untuk 2025 sangat bervariasi tergantung siapa yang Anda tanya—beberapa bank melihat 0,68-0,71, yang lain berpikir bisa mencapai 0,75-0,78. AUD/JPY lebih menarik, sempat naik ke 108 awal 2024 sebelum kembali ke 97, berkat pelemahan yen. EUR/AUD hanya berada di kisaran 1,62-1,63.

Jika Anda melihat perkiraan AUD untuk tahun-tahun mendatang, konsensusnya tampaknya sangat bergantung pada apa yang terjadi dengan ekonomi China, langkah RBA terkait suku bunga, dan siklus harga komoditas. Berbagai analis memiliki pandangan yang sangat berbeda—beberapa memprediksi AUD/USD akan menuju kisaran 0,76-0,78 pada 2025, yang lain lebih bearish dan melihatnya bisa lebih rendah.

Pelajaran utama di sini adalah bahwa memperdagangkan pasangan AUD tidak hanya soal ekonomi Australia. Anda pada dasarnya bertaruh pada permintaan komoditas global, selisih suku bunga, dan bagaimana sentimen risiko berkembang. Jika serius, pantau RBA dengan cermat, perhatikan harga bijih besi, dan jangan abaikan apa yang terjadi di China. Gunakan stop loss, sesuaikan ukuran posisi, dan jangan taruh seluruh modal Anda pada satu pasangan. Perkiraan AUD akhirnya bergantung pada faktor makro ini yang sedang berlangsung, jadi tetap waspada terhadap rilis data.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan