Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Minggu lalu, banyak bank sentral besar mengeluarkan sinyal hawkish, terutama pergeseran serentak dari Bank Sentral Eropa dan Bank Sentral Inggris, membuat saya memiliki pemikiran baru tentang prediksi tren nilai tukar euro. Euro/dolar naik 1,34%, Poundsterling juga naik 0,89%, tampaknya mata uang non-AS sedang rebound.
Namun, seberapa jauh rebound ini bisa berlanjut masih tergantung situasi di Timur Tengah. Konflik AS-Iran yang meningkat langsung menaikkan harga minyak, yang memberi tekanan besar bagi negara-negara pengimpor energi seperti Jepang dan Eropa. Sinyal hawkish yang dikeluarkan Ketua Federal Reserve sebelumnya memang mendukung dolar AS, tetapi di tengah serangan hawkish dari Bank Sentral Eropa dan Inggris, indeks dolar malah turun 0,99%. Pasar sekarang tidak lagi mengharapkan Federal Reserve menurunkan suku bunga tahun ini, malah bertaruh bahwa akan ada kenaikan suku bunga lagi pada 2026.
Dari segi teknikal, euro/dolar masih berada di bawah rata-rata 21 hari, kekuatan bearish masih cukup kuat, level dukungan di 1,139. Jika menembus resistance di atas, target berikutnya mengarah ke rata-rata 100 hari di 1,168. Untuk yen, meskipun kenaikan dolar/yen minggu lalu tidak besar, prospek kenaikan suku bunga Bank Jepang masih belum jelas, mengingat harga minyak yang tinggi sangat membebani ekonomi Jepang.
Minggu ini, kunci utama tetap tergantung perkembangan situasi di Timur Tengah, apakah harga minyak bisa stabil. Jika konflik AS-Iran terus meningkat, dolar mungkin akan menguat lagi, sehingga prediksi tren nilai tukar euro cenderung turun; sebaliknya, jika situasi mereda, euro berpeluang melanjutkan rebound.