Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Bulan lalu saya memperhatikan bahwa yen Jepang sedang bergerak dalam periode yang menarik. Nilai tukar yen melemah selama cukup lama, dan sekarang tampaknya mencapai titik perubahan penting.
Apa yang menyebabkan yen melemah sejak dua atau tiga tahun yang lalu adalah kebijakan Bank of Japan. Mereka tetap menggunakan Yield Curve Control sementara bank sentral lain di seluruh dunia, seperti Fed dan ECB, mulai menaikkan suku bunga. Perbedaan ini memberikan tekanan agar yen melemah.
Namun yang dapat dipahami adalah ekonomi Jepang masih menjadi salah satu yang terpenting di dunia. Inflasi di Jepang berada di kisaran 2.5-3.5%, yang lebih tinggi dari target 2% Bank of Japan. Ini adalah sinyal positif bahwa mungkin akan ada perubahan kebijakan dalam waktu dekat.
Pada tahun 2025 lalu, Bank of Japan mulai mengurangi pembelian obligasi, yang menyebabkan yen menguat sedikit. Pasangan yen/baht naik dari 0.2130 menjadi 0.2176. Ini adalah rebound yang jelas dari support jangka panjang.
Berbicara tentang faktor utama, saya melihat ada 5 hal yang perlu diperhatikan. Pertama, kebijakan Bank of Japan. Jika mereka benar-benar keluar dari YCC dan menghapus suku bunga negatif, yen akan menguat secara signifikan. Kedua, kebijakan bank sentral lain. Jika Fed terus menurunkan suku bunga, perbedaan imbal hasil akan menyusut dan yen akan mendapatkan manfaat. Ketiga, pertumbuhan ekonomi GDP yang meningkat biasanya mendukung mata uang. Keempat, neraca pembayaran. Jika Jepang mengalami arus masuk uang yang lebih besar, yen akan menguat. Kelima, risiko global. Yen adalah aset safe haven tradisional. Saat pasar panik, orang akan berbondong-bondong ke yen.
Melihat grafik jangka panjang, yen/baht berada dalam tren penurunan sejak 2012. Tapi sekarang tampaknya sedang berkumpul di kisaran 0.2150-0.2250. Jika support di 0.2150 bertahan dan ekonomi Jepang menunjukkan tanda-tanda pemulihan, saya perkirakan yen secara perlahan akan menguat ke sekitar 0.2300-0.2400 pada tahun 2026.
Namun, jika Bank of Japan memperlambat dan membiarkan kebijakan pelonggaran berlanjut, yen bisa menguji di bawah 0.2100. Karena Thailand mendapatkan manfaat dari pariwisata dan arus masuk modal, baht berada dalam posisi yang baik.
Untuk tahun 2026, saya melihat hal penting adalah memantau sinyal kebijakan Jepang. Jika mereka benar-benar keluar dari YCC, perbedaan suku bunga dengan Fed akan berubah, dan yen akan menguat. Selain itu, investor Jepang mungkin mulai mengirim uang kembali ke dalam negeri di tahun 2026 di tengah ketidakpastian pasar global. Jika ketegangan geopolitik di Asia meningkat, yen juga bisa mendapatkan permintaan tambahan sebagai aset safe haven.
Dari sudut pandang teknikal, indikator jangka pendek menunjukkan sinyal jual, tetapi moving average masih netral, menunjukkan belum ada tren yang pasti. Namun, sebagian besar indikator utama menunjukkan tren turun, sehingga tekanan bearish cukup terlihat.
Secara keseluruhan, tahun 2026 bisa menjadi tahun perubahan besar untuk yen. Semuanya tergantung pada keberanian Bank of Japan untuk keluar dari kebijakan pelonggaran dan bagaimana pergerakan ekonomi global. Saya akan memantau sinyal-sinyal ini secara dekat.