Belakangan ini banyak orang bertanya bagaimana menggunakan tingkat deviasi untuk menemukan titik beli dan jual, jadi saya akan merangkum logika inti dari indikator ini, semoga bisa membantu semua orang.



Jelasnya, tingkat deviasi adalah indikator yang digunakan untuk mengukur sejauh mana harga saham menyimpang dari garis rata-rata bergerak, dalam bahasa Inggris disebut BIAS. Kamu bisa menganggapnya sebagai alat peringatan dini, ketika harga saham melonjak terlalu ekstrem atau jatuh terlalu dalam, indikator ini akan memberi tahu bahwa kemungkinan akan terjadi rebound atau koreksi.

Saya akan menjelaskan dengan contoh sederhana. Bayangkan sebuah tahun panen besar, beras melimpah di pasar, harga melonjak ke level tertinggi dalam sejarah, petani khawatir tidak ada yang mau membeli selanjutnya, mereka mulai bersaing menurunkan harga jual. Di pasar saham pun logika yang sama berlaku, ketika harga saham naik terlalu banyak, investor mulai khawatir akan penurunan, dan mulai menjual lebih awal; sebaliknya jika turun terlalu banyak, semua orang merasa harga menjadi murah, dan mulai melakukan bottom fishing. Tingkat deviasi digunakan untuk menangkap fluktuasi berlebihan seperti ini.

Perhitungannya sebenarnya sangat sederhana, rumusnya adalah: Tingkat deviasi N hari = (Harga penutupan hari ini - Harga rata-rata bergerak N hari) / Harga rata-rata bergerak N hari × 100. Intinya adalah melihat seberapa besar jarak antara harga penutupan dan garis rata-rata tersebut. Jika harga berada di atas garis rata-rata, maka disebut deviasi positif; jika di bawah, disebut deviasi negatif. Semakin besar deviasi positif, semakin banyak keuntungan yang diperoleh, tekanan jual pun semakin besar; semakin besar deviasi negatif, semakin besar penurunan harga, dan peluang rebound pun semakin tinggi.

Bagaimana menggunakannya untuk menemukan titik beli dan jual? Umumnya, dalam tren yang lemah, jika tingkat deviasi mencapai lebih dari 5, dianggap overbought dan bisa dipertimbangkan untuk mengurangi posisi; jika mencapai -5, dianggap oversold dan bisa dipertimbangkan untuk membeli saat harga rendah. Jika dalam tren yang kuat, standar ini akan lebih ketat, tingkat deviasi harus mencapai lebih dari 10 untuk overbought, dan -10 untuk oversold.

Periode yang berbeda juga akan menunjukkan tingkat deviasi yang berbeda, yang umum digunakan adalah 5 hari, 10 hari, 30 hari, 60 hari, dan juga 6 hari, 12 hari, 24 hari, 72 hari, dan lain-lain. Kamu bisa memilih sesuai gaya tradingmu.

Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan, tingkat deviasi adalah indikator lagging, reaksinya akan sedikit tertinggal. Jika saham cenderung bergerak secara perlahan naik dan turun, tingkat deviasi mungkin tidak banyak berguna. Selain itu, efektivitasnya juga berbeda untuk saham kapitalisasi besar dan kecil; saham besar lebih stabil, tingkat deviasi bisa lebih akurat dalam menilai; sedangkan saham kecil lebih mudah dimanipulasi, mengandalkan tingkat deviasi saja bisa menjerumuskan ke dalam jebakan.

Jadi saran saya, jangan hanya terpaku pada satu indikator tingkat deviasi saja, sebaiknya dikombinasikan dengan indikator lain seperti KD, Bollinger Bands, agar akurasi penilaian meningkat secara signifikan. Pemilihan parameter juga sangat penting, periode yang terlalu pendek bisa menyebabkan overtrading, sedangkan terlalu panjang bisa membuatmu melewatkan peluang, jadi sesuaikan dengan gaya tradingmu.

Ada satu hal lagi, saat memilih saham, perhatikan kualitas perusahaan; saham dengan kinerja baik dan risiko rendah cenderung rebound cepat saat turun karena banyak yang berebut bottom fishing; sedangkan saham dengan kinerja buruk meskipun turun sangat dalam, rebound-nya bisa sangat lambat. Jadi, alat tingkat deviasi ini harus digunakan secara fleksibel, jangan diterapkan secara kaku. Secara keseluruhan, tingkat deviasi adalah indikator yang bagus sebagai referensi, tetapi bukan segalanya; kombinasi dengan alat lain dan analisis fundamental adalah jalan yang benar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan