Saya sudah cukup lama melihat banyak orang bertanya apa sebenarnya trading dan bagaimana memulai dari nol. Sebenarnya ada banyak kebingungan seputar topik ini, terutama karena orang mencampuradukkannya dengan investasi atau menganggap bahwa siapa saja yang membeli saham adalah trader.



Perbedaannya cukup jelas jika saya pikirkan dengan baik. Seorang trader beroperasi mencari keuntungan jangka pendek, membuat keputusan cepat berdasarkan analisis data dan pergerakan pasar. Seorang investor, sebaliknya, membeli aset untuk dipertahankan selama bertahun-tahun menunggu pertumbuhan. Mereka adalah mentalitas yang benar-benar berbeda.

Sekarang, jika kamu ingin memulai dalam hal ini apa itu trading sebagai aktivitas, pertama-tama kamu perlu benar-benar mendidik diri sendiri. Tidak cukup hanya membuka akun dan mulai beroperasi. Kamu harus memahami bagaimana pasar keuangan bekerja, faktor apa yang mempengaruhinya, bagaimana membaca grafik. Psikologi pasar adalah faktor yang banyak diabaikan tetapi sangat penting.

Setelah itu, tentukan strategimu. Ada berbagai gaya: day trader melakukan banyak transaksi dalam satu hari dan menutup semuanya sebelum sesi berakhir. Scalper mencari keuntungan kecil tetapi konsisten. Yang lain lebih suka swing trading, mempertahankan posisi selama hari atau minggu. Masing-masing memiliki risiko dan keunggulan.

Yang penting adalah kamu memahami apa itu trading secara spesifik untuk dirimu. Berapa banyak waktu yang bisa kamu dedikasikan? Berapa toleransi risiko kamu? Dengan modal apa kamu memulai? Pertanyaan-pertanyaan ini menentukan semuanya.

Mengenai aset, kamu bisa melakukan trading hampir semua hal: saham, mata uang (Forex adalah pasar terbesar), komoditas seperti emas atau minyak, indeks saham, obligasi. CFD sangat populer karena memungkinkan kamu beroperasi berdasarkan harga aset ini tanpa memiliki underlying-nya, dan kamu juga bisa membuka posisi short.

Sekarang, manajemen risiko adalah bagian di mana banyak orang gagal. Kamu membutuhkan alat seperti stop loss (yang menutup posisi saat kerugian tertentu tercapai) dan take profit (yang mengamankan keuntungan). Ini bukan pilihan, tetapi keharusan.

Berbicara tentang kenyataan, statistik cukup keras. Hanya sekitar 13% day trader yang mampu mendapatkan keuntungan positif secara konsisten dalam enam bulan. Hanya 1% yang menghasilkan keuntungan berkelanjutan selama lima tahun atau lebih. Hampir 40% berhenti dalam bulan pertama. Saya tidak mengatakan ini untuk menakut-nakuti, tetapi agar kamu tahu apa yang sedang kamu masuki.

Pasar juga sedang berubah. Trading algoritmik menyumbang antara 60% dan 75% dari volume total di pasar maju. Itu berarti kamu bersaing melawan mesin, bukan hanya sesama trader.

Saran saya: perlakukan trading sebagai aktivitas sampingan sambil mempertahankan penghasilan utama. Volatilitas itu nyata, risiko itu nyata. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang kamu siap kehilangan. Edukasi diri, latihan dengan akun demo, kembangkan disiplin. Dan ingat bahwa apa itu trading secara teori dan apa itu secara praktik adalah dua hal yang benar-benar berbeda. Pengalaman mengajarkan apa yang tidak bisa diajarkan oleh artikel manapun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan