Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Saya melihat banyak orang menggunakan rasio lancar dalam menganalisis perusahaan, tetapi ada banyak kesalahpahaman tentang hal ini. Coba pikirkan, jika dikatakan bahwa rasio lancar perusahaan tinggi, itu berarti perusahaan memiliki likuiditas yang baik, tetapi sebenarnya tidak selalu demikian.
Rasio likuiditas ini secara sederhana adalah perbandingan antara aset lancar dan kewajiban lancar. Ini memberi tahu kita apakah perusahaan memiliki cukup uang dan aset untuk membayar utang yang jatuh tempo tahun ini atau tidak. Rumusnya sangat sederhana, cukup bagi aset lancar dibagi dengan kewajiban lancar.
Contohnya, Amazon pada tahun 2019 memiliki aset lancar sekitar 96,3 miliar dolar, tetapi memiliki kewajiban lancar 87,8 miliar dolar. Jadi rasio lancar mereka adalah 1,1. Itu berarti mereka memiliki aset yang cukup untuk menutupi utang, tetapi tidak banyak lebih dari itu.
Secara umum, rasio lancar antara 1,5 hingga 2 dianggap baik. Ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki aset 1,5 hingga 2 kali lebih banyak daripada utang. Tampaknya aman, tetapi jika rasio lancar jauh lebih tinggi dari 2, itu bisa menunjukkan bahwa perusahaan tidak menggunakan uang secara efisien. Mungkin mereka memiliki kas atau persediaan yang berlebihan, yang merupakan penggunaan sumber daya yang tidak optimal.
Masalah yang sering saya lihat adalah rasio lancar tidak memberi tahu tentang kas sebenarnya. Perusahaan mungkin memiliki rasio lancar tinggi, tetapi sebagian besar asetnya terikat pada persediaan atau piutang yang sulit ditagih. Dalam kasus seperti itu, itu bukan likuiditas yang sebenarnya. Selain itu, rasio lancar tidak membahas kualitas aset tersebut. Rasio ini menganggap kas dan persediaan memiliki nilai yang sama, padahal kenyataannya tidak.
Saya rasa yang paling penting adalah melihat secara keseluruhan, bukan hanya rasio lancar saja. Trader CFD harus melihat rasio ini bersama indikator lain dan memantau arus kas nyata perusahaan. Jika rasio lancar bagus tetapi perusahaan tidak menghasilkan laba atau memiliki utang yang terlalu besar, itu tetap berisiko.
Saat memilih perusahaan untuk membuka posisi beli, sebaiknya rasio lancar sekitar 1 ke atas, tetapi juga perhatikan dari mana uang itu berasal dan lihat tren perubahannya. Jika rasio lancar perusahaan terus menurun, itu bisa menjadi sinyal peringatan. Sebaliknya, jika meningkat secara konsisten, itu bisa menjadi tanda positif. Yang penting adalah memahami konteks dan tidak hanya percaya pada angka tunggal.