Baru saja menyadari bahwa saat ini memilih saham bank masih menjadi hal penting bagi banyak investor Thailand, terutama mereka yang mencari kestabilan dan dividen yang konsisten. Jadi saya mengumpulkan beberapa informasi tentang pilihan yang bagus baik di dalam negeri maupun luar negeri untuk dibagikan.



Dimulai dari yang nyata di Thailand dulu, jika berbicara tentang saham bank yang dipilih oleh analis sebagai unggulan, BBL (Bank Bangkok) menonjol dengan fondasi keuangan yang kuat dan jaringan internasional yang luas. Sedangkan KBANK (Kasikornbank) unggul dalam Digital Banking melalui K PLUS yang banyak digunakan, meskipun harus berhati-hati terhadap risiko NPL dari kredit UMKM yang besar.

Satu lagi yang menarik adalah KTB (Krungthai Bank), yang merupakan bank milik negara, mendapatkan manfaat dari program pemerintah dan aplikasi "เป๋าตัง" yang memiliki basis pengguna besar. SCB melakukan restrukturisasi menjadi SCBX yang dipandang sebagai grup perusahaan teknologi keuangan, yang menimbulkan antusiasme tetapi juga ketidakpastian. TTB (Bank TMB Thanachart) saat ini sedang membangun sinergi dari penggabungan usaha, dan BAY (Bank of Ayudhya) didukung oleh grup MUFG dari Jepang.

Jika diperluas ke saham bank global, JPMorgan Chase tetap menjadi pemain utama di AS dengan ukuran besar dan bisnis yang beragam. Bank of America juga pilihan yang baik bagi mereka yang ingin masuk ke pasar AS. HSBC memiliki peran penting di Asia, terutama Hong Kong dan China. DBS (Singapura) adalah pemimpin dalam Digital Banking di kawasan. ICBC (Cina) memiliki aset terbesar di dunia, tetapi harus berhati-hati terhadap risiko spesifik. MUFG (Jepang) mungkin akan mendapatkan manfaat jika Bank Sentral Jepang mengubah kebijakan suku bunga.

Mengapa saham bank menarik saat ini? Alasan pertama adalah suku bunga. Meskipun siklus kenaikan besar-besaran telah berlalu, tingkat suku bunga saat ini masih lebih tinggi dari masa COVID, yang membantu margin bunga bersih (NIM) tetap baik. Alasan kedua adalah dividen. Bank besar biasanya membayar dividen secara konsisten dan meningkatkan buyback saham, yang baik untuk investor jangka panjang.

Jika ekonomi global dan Thailand terus pulih (diperkirakan PDB global tumbuh 3,1% dan PDB Thailand 2,7%), ini akan membantu meningkatkan permintaan kredit. Selain itu, valuasi saham bank beberapa masih tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan rasio P/E terhadap rata-rata masa lalu.

Trend baru yang menarik adalah membangun Ekosistem Perbankan melalui aplikasi. Bank tidak lagi terbatas pada menerima simpanan dan memberi kredit, tetapi sedang menjadi platform yang mengintegrasikan berbagai layanan, mulai dari belanja, asuransi, investasi melalui K PLUS, SCB EASY, เป๋าตัง, dan lain-lain.

Bagi orang Thailand yang ingin berinvestasi di saham bank, caranya cukup mudah: buka rekening di broker, setor dana, lalu kirim order pembelian melalui aplikasi Settrade atau aplikasi broker tersebut. Sedangkan saham bank luar negeri juga bisa diinvestasikan melalui broker Thailand yang menyediakan layanan, atau coba melalui CFD jika ingin spekulasi jangka pendek dan bersedia menanggung risiko yang lebih tinggi.

Kesimpulannya, saham bank tetap menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan untuk investasi jangka panjang, baik dari segi dividen, kestabilan, maupun transformasi ke digital. Apapun pilihannya, penting untuk mempelajari informasi secara menyeluruh agar investasi dapat membangun kekayaan secara efektif.
BAC4,17%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan