Beberapa tahun yang lalu, inflasi yang melonjak memaksa kita untuk memikirkan kembali bagaimana melindungi uang kita. Di Spanyol, mencapai puncaknya sebesar 6,8% dan pemerintah Eropa mulai membicarakan langkah fiskal yang banyak dari kita tidak tahu: deflasi. Tapi apa sebenarnya deflasi dan mengapa hal ini harus penting bagi Anda sebagai investor.



Pada dasarnya, deflasi adalah konsep ekonomi yang berarti menyesuaikan nilai ekonomi dengan menghilangkan efek inflasi untuk melihat pertumbuhan nyata. Bayangkan gaji Anda naik 5% tetapi inflasi juga sebesar 5%. Dalam angka nominal, Anda mendapatkan lebih banyak, tetapi daya beli Anda tetap sama. Di situlah peran deflasi: menormalisasi angka-angka tersebut agar bisa membandingkan secara adil dari waktu ke waktu.

Dalam sektor fiskal, deflasi memiliki arti yang berbeda. Ketika kita berbicara tentang deflasi IRPF, kita merujuk pada penyesuaian tarif pajak sesuai inflasi agar Anda tidak membayar lebih banyak pajak hanya karena gaji nominal Anda meningkat. Artinya, jika gaji Anda naik karena inflasi tetapi tidak karena produktivitas nyata, Anda seharusnya tidak membayar lebih banyak pajak. Terdengar logis, bukan?

Masalahnya, banyak negara sudah melakukannya. Amerika Serikat melakukan deflasi setiap tahun, sama seperti Prancis dan negara-negara Nordik. Jerman setiap dua tahun. Di Spanyol bahkan belum dilakukan secara nasional sejak 2008, meskipun beberapa komunitas otonom telah menerapkannya baru-baru ini.

Sekarang, apa arti semua ini bagi investasi Anda? Jika IRPF dilakukan deflasi dengan benar, Anda akan memiliki lebih banyak uang yang tersedia untuk diinvestasikan. Itu terdengar bagus secara teori, tetapi yang menarik di sini adalah: manfaat nyata bagi orang biasa cukup modest. Kita berbicara tentang tabungan beberapa ratus euro per tahun, bukan perubahan revolusioner.

Namun demikian, konteks inflasi memang mempengaruhi bagaimana Anda harus berinvestasi. Selama periode inflasi tinggi, aset tertentu berfungsi lebih baik. Emas secara historis mempertahankan nilai saat mata uang melemah. Saham perusahaan energi atau barang pokok biasanya lebih tahan banting. Obligasi negara kehilangan daya tarik karena hasil tetapnya terkikis oleh inflasi.

Diversifikasi adalah kunci. Anda tidak bisa bertaruh semuanya pada satu jenis aset saat inflasi sedang berlangsung. Anda membutuhkan campuran: sesuatu yang tumbuh seiring harga, sesuatu yang defensif, sesuatu dengan potensi jangka panjang. Dan ya, Anda harus mempertimbangkan pajak dalam perhitungan pengembalian nyata Anda.

Kesimpulannya, memahami apa itu deflasi dan bagaimana cara kerjanya membantu Anda melihat lebih dari angka nominal. Anda bisa mengidentifikasi apakah Anda benar-benar menghasilkan uang atau hanya mengikuti inflasi. Dan itu sangat penting untuk membuat keputusan investasi yang cerdas dalam konteks ekonomi apa pun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan