Dalam beberapa minggu terakhir, situasi antara Amerika Serikat dan Iran berulang kali bergejolak, membuat pasar valuta asing menjadi agak kacau. Minggu lalu, euro terhadap dolar naik 0,34%, yen juga menguat, tetapi proses kenaikan ini tidak berjalan mulus—pertama-tama ada rumor bahwa AS dan Iran akan segera berdamai, tetapi kemudian berubah menjadi penutupan Selat Hormuz dan kapal-kapal ditahan, Trump bahkan mengancam akan menghancurkan infrastruktur. Fluktuasi seperti ini benar-benar membuat orang sulit untuk menilai.



Saya memperhatikan bahwa dalam pergerakan pasar ini, euro terhadap dolar menjadi indikator sentimen safe haven. Ketika pasar optimis, dolar dijual, dan euro terhadap dolar melonjak; begitu situasi menjadi tegang, pembelian safe haven kembali mendorong dolar turun. Minggu lalu, mencapai sekitar 1,185, lalu kembali turun, dan saat ini terjebak di antara 1,170-1,185. Mitsubishi UFJ berpendapat selama minyak tidak melonjak tajam dan pasar saham tidak jatuh besar, dolar masih memiliki ruang untuk melemah dalam jangka pendek, tetapi Credit Agricole tetap yakin bahwa dolar akan tetap kuat dalam jangka menengah hingga panjang—itulah perbedaan pandangan pasar terhadap prospek dolar.

Di sisi lain, ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan juga menurun dengan cepat. Ueda Kazuo baru-baru ini tidak memberi sinyal kenaikan suku bunga pada April, dan pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga turun dari 50% menjadi kurang dari 20%. Ini sebenarnya adalah berita buruk untuk yen—jika bank sentral tidak menaikkan suku bunga, perdagangan carry trade akan kembali aktif, dan nilai tukar yen bisa ditekan ke 162 bahkan lebih tinggi. Katayama Satsuki sudah menyatakan siap untuk campur tangan secara agresif, tetapi sekadar bicara tanpa tindakan tidak cukup.

Kunci berikutnya tetap pada negosiasi antara AS dan Iran. Jika situasi meningkat, ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ akan semakin terpuruk, dan pasangan euro terhadap dolar ini mungkin akan kembali dinilai ulang. Secara teknikal, jika euro terhadap dolar bisa kembali di atas 1,185, masih ada ruang untuk naik; dolar terhadap yen berfluktuasi antara 157,5-160,5, tergantung pada sentimen risiko dan sikap bank sentral. Fokus minggu ini adalah sidang dengar Warsh dan situasi AS-Iran, setiap perubahan bisa memicu penyesuaian nilai tukar kembali.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan