Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
#IsraelStrikesIranBTCPlunges
Inflasi AS Memanas, Wintermute Sebut BTC Berpotensi Drop ke $70.000
Wintermute baru saja merilis laporan market update mingguan terbaru pada Selasa (19/5). Dalam risetnya, Wintermute menyoroti kejatuhan sektor aset digital di mana pergerakan harga Bitcoin merosot 5,7 persen ke kisaran $78.000 dan Ethereum jatuh hingga 10,2 persen dalam sepekan. Koreksi tajam ini utamanya dipicu oleh aksi profit-taking masif dari investor institusional yang memanfaatkan momentum kenaikan sebelumnya untuk keluar dari aset berisiko. Langkah tersebut mengakibatkan outflow dana dari ETF spot Bitcoin menembus angka $1 miliar, sekaligus memutus tren inflow yang sempat bertahan selama enam minggu berturut-turut.
Wintermute menyatakan bahwa anjloknya harga BTC tersebut merupakan dampak langsung dari kondisi ekonomi makro Amerika Serikat (AS) yang kembali memanas. Data terbaru menunjukkan indeks harga konsumen (CPI) AS untuk bulan April melonjak di angka 3,8 persen secara tahunan (YoY), melebihi ekspektasi pasar. Lonjakan inflasi ini langsung memicu kenaikan imbal hasil obligasi 10 tahun ke level 4,58 persen, sekaligus memaksa para pelaku market mengantisipasi peluang sebesar 44 persen bagi Bank Sentral AS (Fed) untuk kembali menaikkan suku bunga pada Desember mendatang.
Secara teknikal, laporan tersebut mengonfirmasi bahwa pergerakan BTC berulang kali gagal menembus indikator moving average 200 hari yang berada di level $82.200 akibat rapuhnya likuiditas spot. Penurunan cadangan aset di berbagai platform exchange ke level terendah pun dinilai belum mampu menahan laju koreksi jangka pendek ini karena derasnya peralihan modal ke komoditas global. Saat ini, level harga $76.000 hingga $78.000 menjadi area support krusial yang menentukan apakah BTC mampu bertahan atau justru berpotensi drop lebih dalam ke area $70.000.