Saya telah banyak berpikir tentang ini akhir-akhir ini: ketika Anda menilai sebuah proyek investasi, mengapa terkadang VAN dan IRR memberi sinyal yang sama sekali berlawanan? Ini adalah pertanyaan yang banyak investor tanyakan, dan kenyataannya memahami perbedaan antara kedua metrik ini sangat penting agar tidak membuat keputusan yang merugikan.



Mari kita mulai dari dasar. Nilai Sekarang Bersih (VAN) pada dasarnya adalah berapa banyak uang nyata yang akan Anda hasilkan atau kehilangan dari sebuah investasi, tetapi dinyatakan dalam uang hari ini. Bayangkan Anda menginvestasikan 10 ribu dolar dalam sebuah proyek yang akan mengembalikan arus kas selama beberapa tahun ke depan. VAN mengambil semua arus kas masa depan tersebut, mendiskontokannya ke nilai sekarang menggunakan tingkat yang mencerminkan biaya peluang Anda, lalu mengurangkan investasi awal Anda. Jika hasilnya positif, secara teoritis proyek tersebut menguntungkan. Jika negatif, Anda mengalami kerugian.

Di sisi lain, IRR berbeda. Ini adalah tingkat pengembalian yang sama persis menyamakan jumlah yang Anda investasikan dengan apa yang akan Anda peroleh di masa depan. Dengan kata lain, ini adalah persentase pengembalian tahunan yang Anda harapkan. Anda membandingkannya dengan tingkat acuan (seperti imbal hasil obligasi pemerintah atau biaya modal Anda) dan jika IRR lebih besar, proyek terlihat menarik.

Sekarang, di sinilah yang menarik dan di mana banyak orang tersesat. Bisa terjadi bahwa Anda mendapatkan VAN negatif dan IRR positif secara bersamaan. Bagaimana mungkin? Ini terjadi karena kedua metrik ini mengukur hal yang berbeda dan merespons secara berbeda terhadap perubahan tingkat diskonto. Jika Anda menggunakan tingkat diskonto yang sangat tinggi untuk menghitung VAN, arus kas masa depan akan sangat terkompresi sehingga nilai sekarangnya tidak cukup untuk mengembalikan investasi awal Anda, menghasilkan VAN negatif. Tetapi IRR, yang merupakan tingkat intrinsik dari proyek, bisa tetap positif karena proyek memang menghasilkan pengembalian, hanya saja dengan kecepatan yang tidak cukup untuk menjustifikasi biaya peluang Anda.

Saya berikan contoh praktis. Misalnya, Anda menginvestasikan 5 ribu dolar dalam deposito berjangka yang akan membayar 6 ribu dolar dalam tiga tahun. Jika Anda menggunakan tingkat diskonto 8%, nilai sekarang dari 6 ribu dolar tersebut sekitar 4.775 dolar. Mengurangkan investasi awal 5 ribu dolar menghasilkan VAN negatif sekitar 225 dolar. Namun, IRR dari deposito ini tetap positif karena secara teknis Anda mendapatkan uang, hanya saja hasilnya tidak cukup untuk menutupi biaya peluang Anda.

Kontradiksi ini adalah alasan utama mengapa Anda tidak seharusnya menggunakan kedua metrik ini secara terpisah. VAN memberi tahu Anda apakah proyek menghasilkan nilai absolut dalam hal uang. IRR memberi tahu Anda tingkat pengembalian persentase relatif. Ketika Anda melihat VAN negatif dan IRR positif, itu adalah sinyal bahwa proyek menghasilkan pengembalian, tetapi tidak cukup dibandingkan alternatif investasi Anda.

Keterbatasan penting lainnya: VAN sangat sensitif terhadap tingkat diskonto yang Anda pilih, yang sebagian besar bersifat subjektif. IRR, meskipun menghindari masalah ini, memiliki perangkapnya sendiri. Tidak selalu ada satu IRR (bisa ada beberapa solusi matematis), dan mengasumsikan bahwa arus kas positif akan diinvestasikan kembali pada tingkat IRR tersebut, yang jarang terjadi dalam kenyataan.

Jadi, apa yang harus Anda lakukan ketika menghadapi kontradiksi ini? Yang cerdas adalah memperdalam analisis Anda. Tinjau kembali asumsi Anda tentang tingkat diskonto. Apakah benar mencerminkan risiko proyek? Analisis struktur arus kas. Apakah proyeksi Anda realistis? Pertimbangkan indikator lain seperti ROI, periode pengembalian, atau indeks profitabilitas.

Faktanya adalah bahwa baik VAN maupun IRR adalah alat yang berharga, tetapi tidak ada yang sempurna sendiri. VAN lebih intuitif karena memberi angka dalam uang nyata. IRR lebih mudah dibandingkan antar proyek dengan ukuran berbeda. Tetapi keduanya didasarkan pada proyeksi masa depan yang secara tak terelakkan mengandung ketidakpastian.

Rekomendasi saya: gunakan keduanya bersama-sama. Jika keduanya memberi sinyal positif, lanjutkan. Jika ada konflik, terutama saat Anda melihat VAN negatif dan IRR positif, luangkan waktu untuk memahami mengapa. Sesuaikan tingkat diskonto Anda, tinjau arus kas yang diproyeksikan, pertimbangkan konteks spesifik investasi Anda. Dan yang terpenting, jangan lupa faktor-faktor yang tidak ditangkap oleh metrik ini: toleransi risiko Anda, tujuan pribadi Anda, diversifikasi portofolio, dan situasi keuangan umum Anda. Pada akhirnya, angka hanyalah sebagian dari keseluruhan perhitungan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan