Baru-baru ini saya sedang meninjau pola lilin dan saya menemukan sesuatu yang sangat mengubah cara saya menganalisis pasar. Lilin Heiken Ashi pada dasarnya adalah filter yang membersihkan grafik dari semua noise yang membingungkan trader pemula.



Masalahnya adalah: sementara lilin Jepang tradisional menunjukkan setiap pergerakan pasar sebagaimana adanya, Heiken Ashi merata-ratakan data dan memberi Anda gambaran yang lebih jelas tentang ke mana tren sebenarnya menuju. Nama ini berasal dari bahasa Jepang dan secara harfiah berarti batang rata-rata, jadi Anda sudah membayangkan idenya.

Yang membuat saya terpesona adalah bahwa Heiken Ashi menyederhanakan semuanya menjadi empat pola dasar. Sebuah lilin bullish tanpa sumbu bawah menunjukkan tren kuat. Sebuah lilin bearish tanpa sumbu atas, sama saja tetapi ke bawah. Ketika Anda melihat lilin dengan warna yang sama berturut-turut, tren berlanjut. Dan ketika muncul sesuatu yang mirip doji dengan sumbu di kedua sisi, di situ terjadi perubahan arah.

Perbedaan utama dengan lilin Jepang adalah bahwa Heiken Ashi dimulai tepat di tengah lilin sebelumnya. Ini berarti bahwa data sudah merata-rata dua kutipan: periode waktu yang berakhir dan yang sedang berlangsung. Itulah sebabnya data menjadi lebih halus, kurang erratic.

Saya menguji ini pada contoh emas dan hasilnya sangat membuka mata. Pada Juli-Agustus, sementara lilin Jepang akan membuat saya melakukan jual beli beberapa kali karena sinyal palsu, Heiken Ashi menunjukkan dengan jelas kapan pasar sedang ragu dan kapan terjadi perubahan nyata. Itu adalah emas murni bagi siapa saja yang bingung antara retracement normal dan perubahan tren.

Untuk menerapkan ini dalam trading Anda, Anda perlu memahami tiga pola: bullish dengan sumbu atas tetapi tanpa bawah, bearish dengan sumbu bawah tetapi tanpa atas, dan ragu-ragu yang terlihat seperti doji. Strategi yang efektif adalah menunggu konfirmasi perubahan dengan lilin yang jelas setelah melihat ketidakpastian.

Satu hal penting: jika Anda membandingkan aset tersebut dengan EMA 200, Anda mendapatkan tren umum. Jika harga di bawah rata-rata itu, pasar sedang bearish. Di atasnya, bullish. Ini membantu Anda menghindari trading melawan tren utama, yang sering menyebabkan kerugian.

Dalam contoh emas yang saya analisis, saya memiliki empat potensi operasi. Dengan hanya Heiken Ashi, saya menang tiga dan kalah satu karena sinyal palsu dari pasar. Tapi ketika saya menambahkan EMA 200 sebagai konfluensi, saya hanya akan trading dua kali dengan lebih akurat. Itulah yang membedakan trader yang baru belajar dari yang sudah paham bahwa konfluensi adalah kunci untuk meningkatkan peluang keberhasilan.

Keuntungan lainnya adalah Heiken Ashi menghemat waktu karena grafiknya jauh lebih bersih. Anda melihat lebih sedikit lilin palsu, tren menjadi lebih jelas. Cocok digunakan di semua aset: mata uang, indeks, komoditas, kripto. Juga di semua timeframe, dari satu menit hingga satu bulan.

Rekomendasi saya: jika Anda kesulitan membedakan retracement dari perubahan tren, coba ini di akun demo terlebih dahulu. Gabungkan dengan moving average untuk konfluensi, tapi jangan pakai Fibonacci karena titik tertinggi dan terendah di sini dihitung, bukan nyata. Trading jangka panjang memberi sinyal yang lebih akurat dengan indikator ini.

Secara umum, ini lebih merupakan indikator daripada teknik lengkap, tetapi sangat membantu mengurangi headache jika Anda baru belajar membaca pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan