Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini saya sedang memantau tren euro, dan menemukan beberapa logika menarik yang patut diperhatikan. Sejak tahun lalu, pasar mulai memasuki ekspektasi penurunan suku bunga di AS dan Eropa, tetapi dengan ritme yang berbeda—Federal Reserve lebih cepat bergerak, menyebabkan euro rebound di kuartal keempat tahun lalu, namun tahun ini terus melemah. Jadi, bagaimana prediksi tren euro untuk tahun 2024?
Saya merangkum tiga faktor kunci yang mempengaruhi prediksi tren euro. Pertama adalah aspek peristiwa. Ketidakpastian terbesar di 2024 adalah pemilihan presiden AS, dengan Trump mencalonkan kembali. Melihat kembali tahun 2016, euro terhadap dolar AS cenderung melemah sebelum pemilihan, dan setelah hasilnya dipastikan, malah semakin jatuh, baru mulai rebound di 2017. Logikanya jelas: selama masa kampanye, calon akan memompa-mompa ekonomi AS, sehingga dolar menguat; setelah pemilihan, janji-janji yang tidak bisa ditepati menyebabkan dolar mulai kehilangan daya tarik. Selain itu, di kawasan euro, Bulgaria ingin bergabung dengan zona euro, tetapi tingkat ekonominya jelas tertinggal, ini juga memberi dampak negatif secara keseluruhan terhadap euro.
Selanjutnya adalah fundamental ekonomi. Ekonomi AS memang lebih stabil dibandingkan kawasan euro—zona euro sedang pulih dari resesi, sedangkan AS tidak pernah benar-benar mengalami resesi. Dari sisi inflasi, inflasi di AS juga lebih tinggi daripada zona euro, yang berarti ruang Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga terbatas, sehingga suku bunga dolar tetap relatif tinggi. PMI manufaktur di AS juga sedikit lebih baik. Survei Reuters menunjukkan mayoritas analis memperkirakan risiko inflasi di zona euro lebih rendah, ini mengindikasikan bahwa ECB mungkin akan lebih cepat dan lebih agresif dalam menurunkan suku bunga.
Yang paling krusial adalah ritme kebijakan bank sentral. Diperkirakan Federal Reserve akan menurunkan suku bunga sebanyak 150 basis poin di 2024, sedangkan ECB hanya 75 basis poin. Dari segi waktu, Fed kemungkinan akan mulai menurunkan suku bunga pertama kali pada Maret, sementara ECB baru akan bergerak di Juni, yang menyebabkan euro berpotensi menguat di paruh pertama tahun ini. Di paruh kedua, seiring memanasnya pemilihan presiden AS, pasar akan melakukan penyesuaian ulang terhadap dolar, dan euro mungkin menghadapi tekanan penurunan baru.
Berdasarkan analisis ini, pandangan saya terhadap tren euro adalah: di paruh pertama tahun bisa dipertimbangkan untuk bullish, karena Federal Reserve akan lebih dulu menurunkan suku bunga dibanding ECB; di paruh kedua, harus berbalik menjadi bearish, karena ekspektasi pemilihan presiden AS akan mendorong penguatan dolar. Dari sisi teknikal juga mendukung prediksi ini—sinyal beli di kerangka weekly terlihat jelas, tetapi di kerangka monthly cenderung netral.
Untuk strategi investasi spesifik, tahap pertama (paruh pertama) fokus pada bullish euro terhadap dolar AS, karena perbedaan waktu penurunan suku bunga akan menciptakan peluang arbitrase. Tahap kedua (paruh kedua) beralih ke bearish, karena kompetisi pemilihan presiden AS yang semakin memanas akan memberi sentimen terlalu optimis terhadap dolar. Tahap ketiga (akhir tahun hingga awal tahun depan), menunggu hasil pemilihan yang sudah selesai, dan janji-janji presiden baru yang tidak bisa ditepati, saat itu bisa kembali mempertimbangkan posisi long euro.
Kalau ingin trading euro terhadap dolar AS tapi tidak ingin langsung trading forex, kontrak selisih harga (CFD) bisa menjadi pilihan yang bagus—likuiditas tinggi, leverage fleksibel, bisa long maupun short. Beberapa platform resmi menawarkan modal rendah dan kemudahan deposit dalam mata uang TWD, jadi jika tertarik, bisa mencari tahu sendiri.
Kesimpulannya, prediksi tren euro tahun 2024 secara umum adalah pola naik dulu, lalu turun, tergantung pada ritme kebijakan bank sentral dan perkembangan pemilihan presiden AS.