Saya baru saja menyadari bahwa banyak trader sering mengabaikan salah satu rasio penting yang sebenarnya sangat membantu dalam menilai risiko perusahaan, yaitu D/E Ratio atau Debt-to-Equity Ratio.



Secara sederhana, apa itu d/e? Itu adalah indikator keuangan yang memberi tahu kita berapa kali perusahaan menggunakan pinjaman dibandingkan modal pemilik. Rasio ini mencerminkan sejauh mana perusahaan bergantung pada pendanaan utang dalam menjalankan bisnis.

Jika D/E ratio tinggi, menunjukkan bahwa perusahaan memiliki banyak utang dibandingkan ekuitas, yang bisa menghasilkan pengembalian yang lebih tinggi saat bisnis berjalan baik, tetapi juga meningkatkan risiko. Terutama saat ekonomi sedang lesu atau suku bunga naik, perusahaan mungkin sulit memenuhi pembayaran utangnya.

Sebaliknya, jika D/E ratio rendah, menunjukkan bahwa ekuitas lebih besar daripada utang, yang menandakan posisi keuangan yang lebih kuat dan risiko yang lebih rendah.

Menghitung d/e ratio juga tidak rumit, cukup jumlahkan seluruh utang (pinjaman, obligasi, kontrak sewa) lalu bagi dengan bagian ekuitas. Bagian ekuitas ini adalah total aset dikurangi total utang.

Bagi trader yang menggunakan CFD atau menganalisis perusahaan, D/E ratio adalah data yang berharga karena membantu kita memahami struktur keuangan perusahaan yang kita minati dan seberapa besar risikonya.

Keuntungan dari rasio ini adalah mudah dibandingkan antar perusahaan dalam industri yang sama, dan membantu kita melihat bagaimana manajemen mengambil keputusan terkait pendanaan. Melacak perubahan D/E ratio dari waktu ke waktu juga menunjukkan kondisi keuangan perusahaan.

Namun, harus diingat bahwa d/e bukan satu-satunya indikator yang menunjukkan kesehatan keuangan. Perlu dipadukan dengan faktor lain seperti arus kas, kualitas aset, dan profitabilitas.

Selain itu, industri yang berbeda memiliki D/E ratio yang berbeda pula. Bank dan perusahaan asuransi biasanya memiliki D/E ratio yang lebih tinggi karena karakter bisnisnya. Jadi, saat membandingkan, pastikan membandingkan perusahaan dalam industri yang sama.

Hal lain yang perlu diingat adalah beberapa perusahaan mungkin mengelola rasio ini dengan mengubah struktur modal atau menggunakan teknik akuntansi kreatif. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa laporan keuangan secara detail.

Singkatnya, D/E ratio adalah alat yang berguna untuk menilai risiko keuangan perusahaan, tetapi harus digunakan bersama analisis lain agar mendapatkan gambaran lengkap. Saat memutuskan investasi atau trading, pertimbangkan berbagai aspek termasuk analisis teknikal dan tren ekonomi makro.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan