Belakangan ini ada teman yang bertanya kepada saya berapa lama dana masuk setelah menjual saham, baru saya sadar banyak orang masih belum paham betul tentang sistem penyelesaian transaksi. Sebenarnya perbedaan antara pasar saham Taiwan dan AS cukup besar, hari ini saya akan bagikan pemahaman saya.



Pertama, mari bahas pasar saham Taiwan. Dulu pasar saham Taiwan menerapkan sistem T+2, artinya jika kamu menjual saham hari Senin, dana baru bisa diterima hari Rabu. Kedengarannya cukup tidak praktis, kan? Kemudian pada tahun 2022, otoritas pasar modal Taiwan meluncurkan sistem T+0, sehingga hari yang sama kamu menjual saham bisa langsung menerima dana. Tapi ada satu detail, T+0 sebenarnya adalah meminjam uang dari broker, broker membantu menampung dana yang sebelumnya harus menunggu dua hari, dan kamu harus membayar bunga sekitar 5% kepada broker. Jadi, masalah berapa lama dana masuk setelah menjual saham di pasar Taiwan sudah bisa diatasi, hanya saja ada biaya yang harus dikeluarkan.

Bagaimana dengan kondisi di pasar saham AS? Juga menggunakan sistem T+2, artinya setelah menjual, dana baru bisa diterima dua hari kerja kemudian. Sebelumnya adalah T+3, baru pada tahun 2017 diubah menjadi T+2. Tapi di sini perlu diperhatikan, jenis akun di pasar AS berbeda-beda batasannya.

Akun kas memiliki aturan yang lebih ketat. Kamu harus menunggu penyelesaian dana sepenuhnya sebelum melakukan transaksi berikutnya. Jika kamu membeli saham dengan dana yang belum diselesaikan, lalu menjualnya lagi di hari yang sama, atau menjual saham yang belum lunas sebelum tanggal penyelesaian, maka akan menghadapi pembatasan akun selama 90 hari. Ini cukup merepotkan bagi trader yang sering bertransaksi.

Ada dua cara untuk menghindari situasi ini. Pertama, menyetor lebih banyak dana sebelum transaksi agar tidak ada masalah dana yang belum diselesaikan. Kedua, membuka akun margin. Jika total aset di akun margin melebihi 25.000 USD, kamu bisa melakukan transaksi tanpa batasan T+2, termasuk melakukan short selling dan meminjam uang untuk trading, sehingga fleksibilitas transaksi jauh lebih tinggi. Tentu saja, syarat pembukaan akun ini lebih tinggi, biasanya membutuhkan deposit minimal 2000 USD.

Kalau ingin berinvestasi dalam jumlah kecil dan tetap ingin menikmati kemudahan T+0, apakah ada solusi lain untuk masalah berapa lama dana masuk setelah menjual saham? Kontrak Perbedaan Harga (CFD) bisa jadi pilihan. Keunggulan CFD adalah minimal deposit yang rendah, menerapkan sistem T+0, dan dana bisa masuk dan keluar pada hari yang sama. Kamu trading berdasarkan selisih harga, bukan membeli aset secara fisik, dan bisa melakukan trading dua arah serta menggunakan leverage tinggi. Selain saham, CFD juga bisa digunakan untuk trading forex, emas, minyak, dan berbagai aset lainnya.

Mengenai apakah membeli saham AS bisa langsung masuk hari yang sama, jawabannya bisa. Asalkan dana disetor ke bank hari itu juga, dana akan tersedia di akun dan bisa langsung digunakan untuk trading. Tapi detailnya tergantung metode transaksi yang kamu pakai. Membeli saham AS langsung melalui broker AS hampir selalu dana masuk secara instan, tapi jika melalui broker Taiwan dengan metode sub-delegasi, biasanya harus menyetor dana sebelum pukul 8 malam hari itu agar bisa trading hari yang sama.

Secara umum, berapa lama dana masuk setelah menjual saham berbeda tergantung pasar dan jenis akun. Saat ini, pasar Taiwan sudah memiliki opsi T+0, dan di pasar AS, untuk menikmati T+0 kamu harus membuka akun margin atau mempertimbangkan instrumen investasi lain. Pilihan metode tergantung pada skala dana dan kebiasaan trading kamu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan