Saya sedang memikirkan topik yang menjadi perhatian banyak orang, terutama mereka yang memiliki tabungan emas atau perhiasan: bagaimana menghitung zakat emas 21 karat dan karat lainnya secara benar. Topik ini lebih penting dari yang kita bayangkan karena zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga penyucian harta dan jiwa sekaligus.



Pertama, kita harus tahu bahwa zakat wajib atas setiap Muslim yang memiliki emas, baik berupa perhiasan, batangan, maupun investasi emas. Yang penting adalah mencapai nisab syar’i, yaitu 85 gram emas murni. Setelah itu, jika sudah berlalu satu tahun hijriyah penuh, maka Anda wajib mengeluarkan zakat sebesar 2.5% dari nilai pasar.

Poin yang menjadi perhatian banyak orang: bagaimana cara menghitung zakat emas 21 karat secara khusus? Perbedaannya dengan emas 24 karat atau 18 karat terletak pada tingkat kemurnian. Emas 21 karat mengandung 87.5% emas murni, sedangkan 24 karat adalah 100% murni, dan 18 karat hanya 75%.

Jika Anda memiliki 100 gram emas 21 karat, perhitungannya sederhana: kalikan 100 dengan 0.875 = 87.5 gram emas murni. Kemudian kalikan angka ini dengan harga per gram di pasar. Jika kita asumsikan harga 400 riyal Saudi per gram, maka hasilnya 35.000 riyal. Zakat dari jumlah ini = 35.000 × 2.5% = 875 riyal.

Nisab secara pasti: jika Anda memiliki emas 21 karat dan ingin tahu nisabnya secara tepat, setara sekitar 97 gram. Angka ini diambil dari nisab dasar yaitu 85 gram emas 24 karat dibagi dengan tingkat kemurnian.

Topik ini tidak berhenti pada perhiasan dan batangan emas saja. Jika Anda berinvestasi dalam dana emas atau saham perusahaan pertambangan, cara menghitung zakat emas 21 karat dan lainnya juga berlaku. Bedanya, Anda menghitungnya berdasarkan nilai pasar saat mengeluarkan zakat.

Satu hal penting: zakat tidak dikeluarkan dari harta yang haram. Jika emas tercampur dengan harta haram atau riba, zakatnya tidak sah. Niat juga sangat penting – harus dengan niat taat kepada perintah Allah, bukan untuk ria atau mencari pujian.

Kelompok yang berhak menerima zakat ada 8: fakir, miskin, amil, muallaf, budak, gharim, fi sabilillah, dan ibn as-sabil. Jangan memberikannya kepada selain mereka, meskipun mereka kerabat dekat.

Terakhir: jika emas digunakan untuk berhias sehari-hari (cincin, gelang, kalung), ada perbedaan pendapat di kalangan fuqaha. Mayoritas mengatakan tidak wajib zakat, tetapi Hanafi berpendapat sebaliknya. Lebih aman jika Anda bertanya kepada ulama atau mufti di negara Anda agar yakin.

Kesimpulan: cara menghitung zakat emas 21 karat atau karat lainnya bergantung pada tingkat kemurnian lalu dikalikan dengan harga pasar dan keluarkan 2.5%. Yang penting adalah mengeluarkannya dengan niat ikhlas dan menyampaikannya kepada yang berhak, karena keberkahan dan pahala terletak pada ketaatan dan keikhlasan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan