Partai Liberal Demokrat menetapkan proposal keuangan berbasis AI di blockchain: mata uang stabil yen, token simpanan bank sentral, tiga bank besar akan mulai berlaku pada Maret tahun depan

Partai Pemerintah Jepang, Partai Liberal Demokratik (LDP), secara resmi menyetujui usulan kebijakan "Konsep AI Generasi Berikutnya dan Keuangan Berbasis Blockchain", yang berencana membangun infrastruktur keuangan otomatis 24/7 dengan AI dan blockchain sebagai inti, untuk mempersiapkan era "Agentic Commerce" (Perdagangan Agen). Usulan tersebut secara tegas mendukung stablecoin Yen Jepang, tokenisasi deposito, dan tokenisasi deposito rekening giro Bank Sentral Jepang, serta mendukung rencana penerbitan stablecoin bersama dari tiga bank utama.
(Latar belakang: Peluncuran stablecoin Yen Jepang pertama di dunia JPYC! Mendapat izin dari Otoritas Keuangan Jepang, didukung oleh obligasi Jepang, dan mendukung deployment multi-chain)
(Keterangan tambahan: Otoritas Keuangan Jepang sedang mereformasi pajak cryptocurrency: menurunkan menjadi 20% dan mengizinkan transfer kerugian, mendorong ETF cryptocurrency lokal dan stablecoin Yen Jepang)

Daftar Isi Artikel

Toggle

* Stablecoin Yen Jepang dan tokenisasi deposito Bank Sentral berjalan beriringan
* Peta jalan lima tahun dan kerjasama Asia
* Pertanyaan umum

Departemen Pengembangan Masyarakat Digital Partai Liberal Demokratik (LDP) secara resmi mengajukan "Tim Proyek Konsep AI Generasi Berikutnya dan Keuangan Berbasis Blockchain" (PT) melalui usulan kebijakan pada 12 Mei. Tim ini dipimpin oleh mantan Wakil Kepala Kantor Kabinet, Seiji Kihara, yang juga saat ini menjabat sebagai ketua Aliansi Anggota Parlemen Pendukung Blockchain LDP.

Inti dari usulan ini adalah ketika agen AI (Agent) mampu memilih produk dan layanan secara mandiri, serta secara otomatis mengeksekusi transaksi, sistem keuangan harus mengikuti. Blockchain memiliki tiga karakteristik: "dapat diverifikasi, dapat diprogram, dan tidak dapat diubah", yang sangat cocok dengan otomatisasi keuangan yang didorong AI. Oleh karena itu, usulan ini mendukung pembangunan infrastruktur keuangan yang mendukung "Agentic Commerce" secara nonstop 24/7.

### Stablecoin Yen Jepang dan tokenisasi deposito Bank Sentral berjalan beriringan

Dalam jalur konkret, usulan menempatkan tokenisasi deposito (Tokenized Deposits) dan stablecoin (Stablecoins) sebagai dua pilar utama.

Dalam hal stablecoin, usulan mendukung rencana penerbitan stablecoin bersama dari tiga bank utama Jepang, termasuk Mitsubishi UFJ (MUFG), Sumitomo Mitsui (SMBC), dan Mizuho (Mizuho).

Ketiga bank ini telah memulai proof of concept (PoC) pada platform Progmat milik MUFG pada 5 Maret tahun ini, menguji stablecoin Yen dan dolar secara bersamaan, dan memperoleh sertifikasi awal dari Otoritas Keuangan Jepang dalam "Program Inovasi Pembayaran". Usulan ini meminta kerjasama dari kementerian terkait untuk mendorong penggunaan stablecoin dalam pembayaran gaji dan pajak, dengan target beroperasi resmi sebelum Maret tahun depan.

Dalam hal tokenisasi deposito, usulan lebih jauh mengusulkan untuk mendorong tokenisasi deposito rekening giro Bank Sentral Jepang, yang secara praktis mengarah ke arah mata uang digital bank sentral grosir (Wholesale CBDC), dan menugaskan penyelesaian dan publikasi isu ini sebelum akhir tahun. Bank Jepang Post juga telah mengumumkan akan meluncurkan tokenized yen JPY DCJPY dalam tahun fiskal 2026.

### Peta jalan lima tahun dan kerjasama Asia

Selain infrastruktur keuangan, usulan juga mengusulkan pembuatan peta jalan investasi nasional AI dan blockchain selama lima tahun ke depan, serta secara tegas menuntut pembangunan platform kerjasama pemerintah-swasta dengan negara-negara Asia, untuk mendorong kolaborasi lintas negara di bidang AI dan keuangan berbasis blockchain.

Usulan ini juga memasukkan strategi mendorong pengembangan industri manajemen aset melalui tokenisasi di blockchain, mencakup aset nyata seperti piutang dan properti (RWA), serta penyempurnaan kerangka hukum untuk manajemen risiko sistemik.

Menurut laporan Nikkei, Partai Liberal Demokratik telah mengajukan usulan kebijakan AI pada 23 April lalu, yang mengusulkan pembangunan sistem bagi lembaga keuangan untuk mengadopsi "AI Agent". Proposal keuangan berbasis blockchain ini selanjutnya mengintegrasikan AI dan blockchain menjadi sebuah cetak biru transformasi keuangan nasional yang lengkap.

### Pertanyaan umum

Apa itu Agentic Commerce?

Agentic Commerce adalah model bisnis di mana AI agen secara mandiri memilih produk, mengeksekusi transaksi, dan melakukan penyelesaian pembayaran. Partai Liberal Demokrat Jepang percaya bahwa karakteristik blockchain yang dapat diverifikasi, dapat diprogram, dan tidak dapat diubah sangat cocok dengan model ini, sehingga usulan ini membangun infrastruktur keuangan berbasis blockchain yang tidak berhenti 24/7.

Bagaimana perkembangan rencana stablecoin dari tiga bank utama Jepang?

MUFG, SMBC, dan Mizuho telah memulai proof of concept pada platform Progmat pada 5 Maret 2026, menguji stablecoin Yen dan dolar secara bersamaan, dan memperoleh sertifikasi awal dari Otoritas Keuangan Jepang. Usulan dari Partai Demokrat Liberal menargetkan operasional resmi sebelum Maret tahun depan, dengan basis pelanggan lebih dari 300.000 perusahaan dari tiga bank utama.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan