Perak sedang benar-benar liar saat ini, bukan? Pada Januari tahun ini harga melonjak ke atas 121 dolar per ons – tertinggi sepanjang masa – dan kemudian BAM, dalam waktu 30 jam terjadi crash lebih dari 30%. Sangat brutal untuk diamati. Sekarang di Mei, harga berada di bawah 83 dolar dan pertanyaan yang semua orang tanyakan: Apakah ini akan kembali melejit atau ini adalah gelembung besar?



Yang saya anggap menarik: Kenaikan tahun 2025 sangat mencengangkan. Dari sekitar 20–25 dolar hingga lebih dari 121 – itu adalah peningkatan sekitar 147% hanya dalam tahun 2025, lalu lagi 70% di Januari. Untuk pertama kalinya dalam 45 tahun, tertinggi lama dari 1980 ditembus. Ini sudah menunjukkan sesuatu. Tapi crash setelahnya juga menunjukkan: Pasar sangat sensitif. Penunjukan kepala Fed baru, yang lebih condong ke kebijakan moneter yang lebih ketat, sudah cukup untuk membalikkan semuanya.

Argumen bullish sebenarnya cukup solid. Institut Perak melaporkan bahwa pasar perak sudah lima tahun berturut-turut mengalami defisit – permintaan melebihi penawaran. Secara kumulatif, hampir 820 juta ons hilang sejak 2021. Produksi tambang stagnan di sekitar 813 juta ons per tahun, tetapi permintaan terus meningkat. Khususnya dari Asia, pada Januari terjadi permintaan fisik yang besar – di Hong Kong dan Selatan China, batangan perak terkadang habis terjual dalam beberapa jam. Ini tidak normal. Orang melihat perak sebagai alternatif yang lebih murah dibandingkan emas, yang secara historis mahal.

Selain itu, ada permintaan dari teknologi masa depan. Panel surya, kendaraan listrik, infrastruktur AI – semuanya membutuhkan perak. Institut Perak memperkirakan bahwa sektor-sektor ini akan tumbuh pesat hingga 2030. Ini adalah hal struktural, bukan sekadar spekulasi.

Tapi ada juga sisi bearish-nya. Dolar AS yang kuat membuat perak lebih mahal bagi pembeli internasional. Kepala Fed yang baru dikenal sebagai pendukung suku bunga yang lebih tinggi dan pengurangan pencetakan uang. Jika ini terjadi, dolar bisa menguat lagi. Itu akan berdampak negatif pada harga komoditas secara umum.

Apa yang dikatakan para analis cukup beragam. Citigroup menyebutkan, perak bisa mencapai 150 dolar – menyebutnya "Emas dengan Steroid". Marko Kolanovic, mantan Kepala Strategi di JP Morgan, memperkirakan sekitar 50 dolar. Goldman Sachs hanya memperkirakan volatilitas ekstrem. Secara jangka panjang, beberapa investor memprediksi perak akan mencapai lebih dari 300 dolar pada 2030, sementara yang lain sekitar 82 dolar. Ini menunjukkan betapa tidak pasti situasinya.

Bagi saya pribadi, jelas: Proyeksi perak untuk 2026 sangat bergantung pada bagaimana kebijakan Fed berkembang dan seberapa stabil dolar tetap. Fundamental – defisit, permintaan yang meningkat, kekurangan – mendukung harga yang lebih tinggi. Tapi volatilitasnya nyata. Crash Januari membuktikannya dengan jelas.

Jika ingin berinvestasi, ada berbagai cara: perak fisik, saham tambang, ETF seperti SLV atau PSLV, atau CFD/Futures untuk trader yang lebih agresif. Setiap metode punya kelebihan dan kekurangan. Perak fisik nyata, tapi biaya penyimpanan mahal. Saham tambang bisa naik secara proporsional, tapi lebih volatil. ETF praktis, tapi ada biaya. CFD dan Futures berisiko tinggi, terutama untuk pemula.

Paralel sejarah juga menarik. Pada 1980, Hunt Brothers mencoba menguasai pasar perak – harga melonjak ke 48,70 dolar, lalu semuanya runtuh. Pada 2010–2011, ada tuduhan manipulasi pasar terhadap JP Morgan, yang menyebabkan Dodd-Frank Act. Sekarang kita kembali melihat volatilitas ekstrem, tapi alasannya berbeda – kekurangan struktural, ketegangan geopolitik, dolar yang lemah, permintaan besar dari Asia.

Proyeksi perak saya? Realistis: kemungkinan besar akan terus naik, tapi tidak secara linier. Pasar akan tetap volatil. Jika Fed menjadi lebih longgar atau dolar melemah, mungkin akan ada lonjakan lagi. Jika dolar menguat, itu akan sulit. Bulan-bulan mendatang akan menunjukkan apakah puncak Januari bisa bertahan atau hanya gelembung.

Kesimpulan: Perak memiliki fundamental yang nyata, tapi juga risiko yang nyata. Mereka yang ingin berinvestasi harus melakukannya dengan kepala dingin dan tidak terbawa FOMO. Bank of America memperingatkan tentang dinamika yang mirip gelembung. Itu harus dipertimbangkan dengan serius. Proyeksi perak tetap terbuka, tapi peluang dan risikonya ada di sana.
XAG-3,67%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan