Iran membentuk "Badan Pengelola Selat Persia (PGSA)", dengan tegas memerintahkan: melewati Selat Hormuz tanpa izin adalah ilegal

Mengendalikan 20% dari jalur minyak global di Selat Hormuz, yang menjadi nadi minyak dunia, kini menyambut “pemilik baru” yang tegas! Pejabat Iran kemarin (18) secara terbuka meluncurkan akun X “Badan Pengelola Selat Persia (PGSA)” dan merilis pernyataan bilingual, secara tegas menyatakan bahwa lembaga tersebut adalah satu-satunya otoritas yang sah dalam mengelola selat tersebut. PGSA memperingatkan pelayaran global bahwa ke depan, pelayaran melalui selat “harus mendapatkan izin terlebih dahulu”, kapal yang tidak berkoordinasi akan dianggap ilegal.
(Latar belakang: Axios: Pejabat AS kritik proposal gencatan senjata baru Iran “tidak tulus”, Trump mengancam: Jika tidak mau berkompromi, gunakan bom untuk bernegosiasi)
(Keterangan tambahan: Break News》Iran usulkan “Gencatan senjata jangka panjang” dan secara bertahap membuka kembali Selat Hormuz! Setuju membekukan program nuklir, pengiriman uranium yang diperkaya ke Rusia)

Permainan geopolitik di Timur Tengah memasuki tahap baru, Iran memutuskan untuk “mengformalkan” pengendalian wilayah strategis tersebut secara resmi.

Kemarin (18), di platform X (sebelumnya Twitter), muncul sebuah akun resmi baru yang menjadi perhatian utama dunia politik dan ekonomi — Badan Pengelola Selat Persia (Persian Gulf Strait Authority, disingkat PGSA), dengan nama pengguna @PGSA_IRAN. Akun ini dicantumkan sebagai lembaga resmi Iran, bertanggung jawab mengelola jalur transportasi minyak mentah global yang vital, yaitu Selat Hormuz (Strait of Hormuz).

Pengumuman bilingual diluncurkan, dalam setengah hari menarik lebih dari 2 juta penonton

Setelah akun PGSA resmi dibuka, menunjukkan tingkat aktivitas dan pengaruh komunitas yang sangat tinggi. Pertama, secara bilingual dalam bahasa Persia dan Inggris, mereka merilis pengumuman pendirian, bertujuan memberikan pembaruan langsung tentang operasi selat kepada dunia.

Di antara keduanya, pengumuman peluncuran versi Inggris (The official X account of the Persian Gulf Strait Authority is now live…) dengan cepat memicu perbincangan hangat di internet, dalam setengah hari saja, mendapatkan lebih dari 8.100 like, 1.600 retweet, dan jumlah penonton melebihi 2,16 juta kali. Jumlah pengikut akun ini juga meningkat sangat cepat, saat ini sudah melampaui 33.000 orang.

Dengan nama Allah

Akun resmi X dari Badan Pengelola Selat Persia (#PGSA) kini aktif.
Ikuti kami untuk pembaruan real-time tentang operasi #Hormuz_Strait dan perkembangan terbaru.

— PGSA | نهاد مدیریت آبراه خلیج فارس (@PGSA_IRAN) 18 Mei 2026

PGSA langsung memberi sinyal keras: Tanpa koordinasi sebelumnya, pelayaran akan dianggap “ilegal”

Selanjutnya, PGSA merilis sebuah thread panjang yang terbagi menjadi dua bagian, secara tegas mendefinisikan posisi kekuasaan lembaga tersebut, serta mengirimkan peringatan keras dan regulasi baru kepada dunia pelayaran:

  • Menegaskan posisi legal tunggal: PGSA menyatakan bahwa lembaga ini adalah satu-satunya otoritas resmi yang sah dari Iran dalam mengelola pelayaran di Selat Hormuz.
  • Mewajibkan izin sebelumnya: Dalam wilayah selat yang ditetapkan oleh militer dan otoritas Iran, semua kegiatan pelayaran harus berkoordinasi sepenuhnya dengan PGSA sebelumnya.
  • Tanpa izin, dianggap ilegal: Pejabat tegas memperingatkan bahwa setiap pelayaran tanpa izin akan dianggap sebagai “ilegal” oleh Iran.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan