Menatap mempool sebentar saja sudah seperti melihat stasiun kereta di puncak jam sibuk: sekumpulan transaksi yang sama sedang antre di sana, kamu mengira sudah "mengirimkan", padahal baru masuk ke ruang tunggu. Saat kemacetan, node akan menyaring berdasarkan tarif/ prioritas terlebih dahulu, orang yang melakukan pengemasan (dan juga sekumpulan robot yang mengawasi peluang melompat/ mengambil kesempatan) akan menarik transaksi yang lebih "berharga" ke depan, transaksi kamu mungkin akan terus tertahan, bahkan digantikan oleh transaksi dengan nonce yang sama yang datang belakangan. Lebih jelas lagi jika jalurnya lebih kompleks: setiap lompatan menambah satu lapisan kemungkinan slippage yang membesar, status berubah, dan akhirnya langsung revert, lalu kamu hanya mendapatkan catatan gagal dan rasa sakit karena gas.



Suasana "mengumpulkan poin sambil menunggu mainnet mengeluarkan token" di jaringan uji coba baru-baru ini membuat kepadatan transaksi kecil dan berformat sama di mempool menjadi tampak lebih tebal secara visual… Bagaimanapun, kemacetan bukanlah ilmu gaib, intinya adalah aturan antrean + orang yang menyusup. Pendekatanku sederhana dan kasar: sebisa mungkin hindari lompat terlalu banyak, jangan terlalu kaku soal tarif, jika benar-benar macet, segera naikkan harga untuk menggantikan, kalau tidak, menunggu sampai kondisi berubah dan masuk lagi tidak ada artinya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan