Baru saja menyadari bahwa banyak pendatang baru di pasar saham masih bingung tentang Bid dan Offer, padahal ini adalah dasar yang sangat penting jika ingin trading secara serius



Secara sederhana, Bid adalah harga tertinggi yang bersedia dibayar pembeli untuk sekuritas tersebut, sedangkan Offer adalah harga terendah yang bersedia dijual penjual. Kedua angka ini berubah setiap detik sesuai dengan permintaan dan penawaran di pasar, bukan angka tetap.

Mengapa harus peduli tentang ini? Karena ini menunjukkan volume di pasar, kekuatan aktivitas trading, dan yang paling penting, membantu kita membuat keputusan trading yang lebih baik. Ketika Anda menempatkan market order, Anda akan mendapatkan harga Offer jika membeli, dan harga Bid jika menjual. Perbedaan antara kedua harga ini adalah spread, yang merupakan biaya tersembunyi dalam setiap transaksi.

Saat melihat grafik, perhatikan seberapa lebar Bid dan Offer. Jika Bid dan Offer sempit, itu berarti ada tren tetapi volume masih kecil. Jika terus ada pembelian masuk, perhatikan saat volume meningkat, harga biasanya akan bergerak lebih lanjut.

Sebaliknya, jika Bid sempit dan Offer lebar, itu sinyal menarik karena mungkin menunjukkan bahwa ada penjual besar yang sedang melakukan sesuatu. Harga Offer akan terus naik sementara Bid tetap sempit.

Sebaliknya lagi, jika Bid lebar dan Offer sempit, biasanya terjadi di akhir tren, di mana harga tidak banyak bergerak lagi. Jika keduanya lebar, itu menandakan volume tertinggi. Jika ini terjadi di awal tren, harga bisa naik lagi, tetapi jika di akhir tren, harus berhati-hati.

Contoh sederhana, misalnya Anda ingin membeli saham A, harga terakhir yang diperdagangkan adalah 173 dolar. Tapi saat Anda membeli, sistem memberi tahu bahwa Anda membayar 173,10 dolar. Kenaikan ini karena Anda membayar harga Offer, bukan harga terakhir yang diperdagangkan. Selisih ini menjadi milik broker atau market maker.

Hal penting adalah bahwa harga Bid selalu lebih rendah dari Offer, karena penjual mengharapkan harga lebih tinggi saat menjual, sementara pembeli ingin membeli di harga lebih rendah. Spread yang sempit menunjukkan likuiditas yang baik, sedangkan spread yang lebar bisa menandakan likuiditas buruk atau ketidakpastian di pasar.

Di pasar saham besar, seperti saham blue chip, spread biasanya sangat kecil karena volume perdagangan yang besar. Tapi saham kecil atau sekuritas lain mungkin memiliki spread yang cukup lebar, yang akan mengurangi keuntungan Anda.

Jika ingin trading secara serius, harus memahami Bid dan Offer secara mendalam, karena ini bukan hanya angka dua angka, tetapi mencerminkan psikologi pasar, permintaan nyata, dan likuiditas sebenarnya. Mengamati Bid dan Offer dengan benar akan membantu Anda menghindari masuk posisi di waktu yang tidak tepat dan menangkap peluang yang lebih baik. Latihlah ini di setiap trading dan Anda akan melihat perbedaannya secara jelas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan