Belakangan ini saya sedang mempelajari data volume perdagangan di pasar valuta asing, dan baru menyadari bahwa produk keuangan paling aktif di dunia sebenarnya bukan saham maupun obligasi, melainkan valuta asing. Terutama dalam beberapa tahun terakhir, fluktuasi mata uang utama di pasar matang cukup besar, ditambah lagi mata uang asing sendiri bisa digunakan untuk investasi maupun keperluan sehari-hari, sehingga tingkat partisipasi justru lebih rendah dibandingkan produk lain.



Berbicara tentang investasi valuta asing, inti dari semuanya adalah satu kata—menghasilkan selisih kurs. Apa itu selisih kurs? Singkatnya, adalah perbedaan harga tukar mata uang yang sama di waktu berbeda atau melalui saluran berbeda. Trader memperoleh keuntungan dengan memprediksi tren kurs, membeli rendah dan menjual tinggi atau menjual tinggi dan membeli rendah. Sebagai contoh, kamu yakin euro akan menguat, membeli 100.000 unit EUR/USD di harga 1.0800, kemudian saat naik ke 1.0900 menutup posisi, keuntungan adalah (1.0900-1.0800)×100.000=1.000 dolar AS. Terlihat sederhana, tetapi di balik itu diperlukan pemahaman pasar yang nyata.

Untuk mendapatkan selisih kurs, ada beberapa cara utama. Yang paling aman adalah deposito valuta asing di bank, risiko paling rendah tetapi hasilnya juga terbatas, keuntungan utamanya berasal dari bunga, bukan dari selisih kurs. Pilihan risiko sedang adalah reksa dana valuta asing, yang bisa ikut serta dalam fluktuasi kurs sekaligus mendapatkan keuntungan dari apresiasi aset dasar. Misalnya kamu yakin yen akan menguat dan juga menilai valuasi saham Jepang rendah, bisa membeli reksa dana berbasis yen, sehingga mendapatkan manfaat dari kedua arah.

Yang benar-benar ingin mengandalkan selisih kurs untuk merubah nasib, harus menggunakan trading margin valuta asing. Ini adalah metode berisiko tinggi dan hasil tinggi, dengan leverage yang memperbesar keuntungan. Pasar valuta asing biasanya menawarkan leverage dari puluhan hingga ratusan kali, sehingga fluktuasi kecil pun bisa menghasilkan keuntungan besar. Misalnya, yen melejit dari 161 yen per dolar menjadi 141 yen per dolar, dengan leverage, keuntungan bisa berkali lipat. Selain itu, biaya transaksi jauh lebih rendah dibandingkan bank, yang biasanya memiliki spread di atas 0,3%, sedangkan platform trading resmi bisa hanya satu bagian dari sepuluh ribu.

Tentang teknik mendapatkan keuntungan dari selisih kurs yen, saya rangkum beberapa metode praktis. Perdagangan interval cocok saat harga berfluktuasi dalam rentang tertentu, membutuhkan penemuan titik support dan resistance untuk berulang kali bertransaksi, tetapi jika rentang tersebut ditembus, harus segera cut loss, jika tidak kerugian bisa besar. Perdagangan tren adalah menangkap arah utama pasar, memegang posisi jangka menengah hingga panjang, seperti tren penguatan dolar AS tahun 2021, selama prediksi arah benar, keuntungannya relatif stabil.

Perdagangan harian cocok untuk yang suka trading jangka pendek, fokus pada kebijakan bank sentral dan rilis data ekonomi. Misalnya, setelah berita kenaikan suku bunga Federal Reserve, kurs akan berfluktuasi tajam, dan jika reaksi cepat, bisa meraih keuntungan dalam 1-2 hari. Perdagangan swing berada di antara perdagangan harian dan tren, menggabungkan analisis teknikal dan fundamental, mencari sinyal penting seperti breakout ke atas, breakdown ke bawah, atau pembalikan tren. Trading posisi adalah strategi hold jangka panjang, cocok untuk yang tidak ingin sering bertransaksi, kuncinya adalah menemukan titik masuk dengan biaya rendah.

Mengapa memilih valuta asing? Pertama, penggunaannya luas—perjalanan ke luar negeri, belanja internasional, perdagangan—semua melibatkan valuta asing, jadi belajar melakukan operasi selisih kurs yen atau mata uang lain bisa sekaligus arbitrase dan menghindari risiko. Kedua, tren relatif jelas, selama memahami kebijakan suku bunga dan kebijakan moneter kedua negara, kita bisa memperkirakan arah kurs secara kasar. Ketiga, likuiditas tertinggi, dengan transaksi harian lebih dari 6 triliun dolar AS, pasar yang transparan dan sulit untuk dimanipulasi.

Dalam hal jam perdagangan, bank biasanya buka dari pukul 9 pagi sampai 3:30 sore, hari libur akhir pekan dan hari libur nasional tutup. Tapi trading margin valuta asing tidak terikat pada bursa tertentu, terbagi dalam empat sesi: London, Sydney, Tokyo, dan New York. Karena ada tumpang tindih, secara dasar bisa melakukan transaksi 24 jam nonstop dari Senin sampai Jumat.

Sejujurnya, tidak ada metode investasi valuta asing yang mutlak paling unggul, harus disesuaikan dengan kemampuan risiko, skala dana, dan kebiasaan trading masing-masing. Mengasah kemampuan dan mempelajari pasar secara mendalam akan selalu membantu menemukan peluang menghasilkan uang yang cocok. Jika belum siap memasukkan uang asli, tidak ada salahnya berlatih dengan akun demo, mengasah teknik trading sampai benar-benar matang.
EURUSD100-0,09%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan