Sudah lama saya menyadari sesuatu yang sering diabaikan oleh banyak trader pemula: interpretasi candlestick Jepang secara harfiah adalah alfabet dari analisis teknikal. Jika Anda tidak menguasainya, Anda sedang mencoba membaca buku dalam bahasa asing.



Candlestick Jepang memiliki sejarah yang menarik. Awalnya digunakan dalam perdagangan beras di Dojima, Jepang, dan akhirnya orang Barat mengadopsinya untuk menganalisis pasar keuangan. Pada dasarnya, setiap candlestick menunjukkan empat data utama dalam periode tertentu: di mana pasar membuka, di mana menutup, berapa harga tertinggi, dan berapa harga terendah. Itu yang kita sebut OHLC. Badan candlestick mewakili pembukaan dan penutupan, sementara sumbu (garis yang keluar di atas dan bawah) menunjukkan ekstrem dari pergerakan harga.

Sekarang, memahami cara menginterpretasikan candlestick Jepang membutuhkan pengetahuan tentang pola utama. Ada beberapa yang muncul secara konstan di grafik.

Pola Engulfing cukup langsung: dua candlestick dengan warna berbeda di mana yang kedua sepenuhnya menelan candlestick pertama. Ini menunjukkan potensi perubahan tren. Ketika Anda melihat ini di grafik harian, terutama dengan sinyal konfluensi lainnya, ini adalah sesuatu yang sangat berharga untuk diamati.

Lalu ada Doji, yang mewakili ketidakpastian murni. Memiliki badan kecil dan sumbu panjang, seperti salib. Artinya, pembeli dan penjual berada dalam perang tetapi tidak ada yang menang. Spinning Top serupa, hanya dengan badan sedikit lebih besar. Keduanya memberi tahu bahwa pasar sedang dalam keseimbangan.

Martillo (Palu) lebih menarik. Memiliki badan kecil dan sumbu panjang ke satu sisi. Jika Anda melihat satu setelah tren turun, ini bisa menunjukkan bahwa penjual mulai kehilangan kekuatan. Hanging Man tampak identik dengan Palu, tetapi muncul setelah tren naik, menunjukkan hal yang berlawanan.

Akhirnya ada Marubozu (yang berarti "botak" dalam bahasa Jepang, karena tidak memiliki sumbu). Ini adalah candlestick dengan badan panjang dan sumbu yang hampir tidak ada. Menunjukkan kendali total pasar dalam satu arah. Ketika Anda melihat ini, Anda tahu bahwa tren memiliki kekuatan nyata.

Sekarang, inilah yang kebanyakan orang tidak mengerti: interpretasi candlestick Jepang tidak berfungsi secara terpisah. Anda membutuhkan konfluensi. Saya tidak pernah masuk ke dalam posisi hanya karena melihat pola. Saya mencari setidaknya tiga sinyal yang selaras: pola candlestick, level support atau resistance, dan mungkin retracement Fibonacci atau moving average.

Berbicara tentang level, candlestick Jepang jauh lebih unggul daripada grafik garis untuk mengidentifikasinya. Dengan garis hanya Anda melihat harga penutupan, tetapi dengan candlestick Anda melihat seluruh rentang harga. Sumbu panjang menunjukkan di mana harga ditolak, yang sangat penting untuk menemukan support dan resistance yang nyata.

Saran praktis: saat belajar, luangkan waktu untuk menganalisis grafik historis. Visualisasikan pola di berbagai aset. Latih mata Anda. Setelah beberapa waktu, interpretasi candlestick Jepang menjadi hampir instingtif. Anda akan melihat satu candlestick dan tahu apa yang terjadi di pasar hanya dengan mengamati.

Pertimbangkan juga timeframe. Pola di grafik harian jauh lebih dapat diandalkan daripada di grafik 15 menit. Dan jika Anda benar-benar ingin memahami apa yang sedang terjadi, pecah sebuah candlestick besar menjadi candlestick yang lebih kecil. Sebuah candlestick 1 jam berisi empat candlestick 15 menit. Itu menunjukkan secara tepat di mana pasar mengambil kendali dan di mana kekuatannya berkurang.

Kebanyakan trader profesional menggabungkan analisis teknikal dengan fundamental. Tapi jika Anda baru mulai, menguasai interpretasi candlestick Jepang adalah prioritas nomor satu. Ini seperti belajar berjalan sebelum berlari. Setelah Anda memahami arti setiap pola dan bagaimana menggunakannya bersama alat lain, Anda akan mendapatkan keunggulan nyata.

Rekomendasi saya: gunakan akun demo untuk berlatih tanpa risiko. Anda tidak perlu melakukan trading secara terus-menerus. Analisis setiap hari, pelajari pola historis, dan ketika Anda menemukan konfluensi yang solid, di situlah Anda menempatkan posisi Anda. Anggap saja seperti pemain sepak bola profesional yang berlatih berjam-jam untuk bermain 90 menit. Anda menganalisis pasar secara terus-menerus dan trading saat peluang benar-benar menguntungkan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan